Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akan melakukan verifikasi faktual kepada klub peserta. Hal itu akan dilakukan sebelum rekomendasi pelaksanaan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 dikeluarkan.
Sekjen BOPI Heru Nugroho mengatakan, verifikasi faktual merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya pihak PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi dan klub mengirimkan dokumen kelengkapan untuk dikeluarkannya rekomendasi.
"Sebelumnya kami tinggal menerima dokumen. Tapi saat ini kami akan pro aktif dengan terjun langsung. Salah satunya adalah mengecek terkait masalah pajak," kata Sekjen BOPI Heru Nugroho, Senin (16/2/2014).
Jika diperlukan, dia mengatakan pihaknya juga akan mendatangi langsung klub-klub peserta ISL. Hal ini untuk melihat secara langsung kondisi klub termasuk pendukungnya. Hanya saja BOPI belum memastikan kapan verifikasi klub langsung akan dilakukan.
"Kalau diperlukan kami akan mendatangi satu persatu klub. Itu penting dilakukan sebelum rekomendasi dikeluarkan," ungkapnya menambahkan.
Demi melengkapi dokumen yang dibutuhkan oleh BOPI, PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi telah mengirimkan dokumen tambahan. Sedikitnya ada 14 item yang diserahkan demi melengkapi dokumen sebelumnya.
Dokumen yang dikirimkan diantaranya adalah dari klub Persib Bandung berupa dokumen SIUP, NPWP dan rancangan program pembinaan usia muda tim juara ISL 2014 tersebut. Kondisi yang sama dilakukan oleh Sriwijaya FC dan Arema Indonesia.
"Kami menyambut positif keseriusan klub-klub dan PT Liga dalam melengkapi dokumen yang dipersyaratkan," ujar Ketua Umum BOPI, Mayjen (Purn.) Noor Aman.
Meski demikian, BOPI saat ini masih menunggu dokumen penting lainnya terkait dengan kontrak pemain 18 klub ISL serta bukti pembayaran pajak. Pihaknya berharap PT Liga Indonesia lebih proaktif melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
Sesuai dengan rencana, ISL 2015 akan digulirkan mulai 20 Februari dan akan diawali pertandingan antara tuan rumah Persib Bandung melawan Persipura Jayapura. Hanya saja, pertandingan tersebut terancam batal jika BOPI belum mengeluarkan rekomendasi pertandingan. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian
-
Kontroversi Penalti Qatar vs Swiss: VAR Bermasalah, FIFA Buka Suara
-
Cerita Anak Pengungsi yang Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia 2026
-
Sepatu Harry Kane dan Jude Bellingham Dicuri! Polisi Tangkap Dua Pelaku
-
Permen Karet Jadi Kunci? Cara Ancelotti Hadapi Tekanan Piala Dunia 2026
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: 7 Pertandingan Tercipta 17 Gol
-
Prediksi Skor Jerman vs Curacao: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026