Suara.com - Krisis keuangan yang melanda klub Seri A Liga Italia, AC Parma membuat para pemain tidak boleh lagi menggunakan jasa cuci pakaian. Kapten tim, Alessandro Lucarelli mengatakan, para pemain diwajibkan untuk mencuci baju sendiri.
“Mulai besok (Jumat-red), tidak ada lagi layanan laundry. Kami semua akan membawa baju kotor ke rumah untuk dicuci,” kata Lucarelli.
Parma dikabarkan mempunyai utang 197,4 juta euro dan otoritas Italia akan memutuskan nasib klub itu dalam dengar pendapat kebangkrutan pada 19 Maret nanti.
Parma sudah dilarang tampil di Liga Eropa karena tidak bisa membayar tagihan. Sejumlah media di Italia menulis mantan Presiden Tommaso Ghiradi dituding menjadi penyebab krisis keuangan yang menimpa klub itu.
Parma saat ini berada di dasar klasemen Seri A dengan nilai 10. Para pemain belum digaji di sepanjang musim ini. Bukan itu saja, Parma terancam tidak bisa melanjutkan sisa kompetesi hingga akhir.
Pertandingan melawan Udinese hari Minggu lalu dibatalkan karena Parma tidak bisa membayar honor polisi yang akan menjaga jalannya pertandingan. Lucarelli mengatakan, para pemain juga terpaksa menggunakan mobil pribadi ke lapangan. (Today)
Tag
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan