- Patrick Kluivert menyebut pengalaman melatih di Indonesia sangat fantastis karena kegilaan dan fanatisme 300 juta penduduknya terhadap sepak bola.
- Meski hanya melatih selama 10 bulan, atmosfer sepak bola Indonesia meninggalkan kesan mendalam bagi legenda Belanda tersebut.
- Kluivert kini telah digantikan oleh John Herdman setelah kerja samanya diakhiri PSSI akibat kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan pengakuan mengejutkan mengenai kesan mendalamnya selama menangani skuad Garuda.
Legenda sepak bola Belanda tersebut secara terang-terangan menyebut bahwa warga Indonesia memiliki "kegilaan" yang belum pernah ia temui sebelumnya di tempat lain.
Namun, kegilaan yang dimaksud oleh Kluivert bukanlah hal negatif, melainkan fanatisme luar biasa terhadap olahraga sepak bola.
Kluivert mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri acara pembukaan Cruyff Court miliknya di kawasan Amsterdam-Noord baru-baru ini.
Ia mengaku takjub dengan besarnya atensi yang diberikan oleh ratusan juta penduduk Indonesia terhadap tim nasionalnya.
"Saya belum pernah bekerja dalam kegilaan seperti ini," ujar Kluivert kepada Voetbal Primeur menceritakan pengalamannya.
Eks bintang Barcelona ini merasa atmosfer sepak bola di tanah air sangat berbeda dibandingkan negara-negara lain yang pernah ia singgahi.
"Tiga ratus juta orang benar-benar tergila-gila pada sepak bola," tambahnya menggambarkan betapa masifnya basis suporter Garuda.
Baginya, periode sepuluh bulan melatih Indonesia menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan karier kepelatihannya.
Baca Juga: Baru Main 18 Menit di Persija, Ini Curahatan Shayne Pattynama
Tekanan besar dari jutaan pendukung justru dianggapnya sebagai pengalaman fantastis yang sulit dilupakan.
"Bekerja di Timnas Indonesia itu fantastis," ungkap Kluivert mengenang masa-masa di Jakarta.
Meskipun masa baktinya tergolong singkat, Kluivert sempat merasakan euforia kemenangan saat menundukkan Bahrain dan China di kualifikasi.
Ia juga sempat mempersembahkan kemenangan telak 6-0 atas Taiwan dalam laga uji coba pada September 2025 lalu.
Sayangnya, kegagalan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat PSSI harus mengakhiri kerja sama dengannya pada Oktober 2025.
Kini, tongkat estafet kepelatihan telah berpindah ke tangan John Herdman yang ditunjuk pada awal tahun 2026.
Walaupun sudah tidak lagi menjabat, pernyataan Kluivert membuktikan bahwa atmosfer sepak bola Indonesia memiliki daya tarik magis tersendiri bagi pelatih kelas dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Viva Perfect Matte vs Perfect Shine Lip Color, Mana yang Tahan Lama?
-
Desain Estetik tapi Bikin Gerah, Pramono Janji Benahi Halte Rasuna Said
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya