Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan PT Liga Indonesia duduk satu meja membahas kekurangan dokumen penunjang demi keluarnya rekomendasi pelaksanaan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.
"Pertemuan ini adalah untuk membuka data masing-masing. Jika ada yang kurang maka akan dicarikan solusinya agar kick off bisa tepat waktu (4 April)," kata Ketua BOPI Noor Aman di Kantor PT Liga Indonesia, Jakarta, Senin (16/3/2015).
Menurut dia, pihaknya saat ini terus menunggu kelengkapan dokumen yang selama ini belum dipenuhi oleh PT Liga Indonesia meski pihaknya telah membagi 18 klub peserta ISL menjadi beberapa kategori yang didasarkan pada kelengkapannya.
"Satu per satu akan kami pelajari. Kami berharap semuanya bekerja dengan baik sehingga proses verifikasi bisa segera selesai. Kalau sudah terpenuhi rekomendasi akan segera keluar," katanya menambahkan.
BOPI sebelumnya mengeluarkan hasil verifikasi dalam tiga kategori. Kategori A dengan kelengkapan diatas 75 persen yaitu Persib Bandung, Persipura Jayapura dan Sriwijaya F9.
Selanjutnya kategori B dengan pemenuhan kelengkapan 50-75 persen yaitu Persija Jakarta, Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Barito Putra, Perseru Serui dan Semen Padang.
Sedangkan kategori C atau kelengkapan dibawah 50 persen yaitu Pelita Bandung Raya, Arema Indonesia, Gresik United, Pusamania Borneo FC, Bali United, PSM Makassar, Persiram Raja Ampat dan Persebaya Surabaya.
Sementara itu, CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono mengaku bahwa proses verifikasi kelengkapan dokumen peserta ISL 2015 memasuki masa krusial sehingga harus secepatnya diselesaikan demi kick off tepat waktu.
"Melengkapi dokumen merupakan komitmen bersama. Makanya penting bagi PT Liga Indonesia duduk bersama dengan BOPI agar semuanya bisa terselesaikan," katanya.
Kompetisi tertinggi di Tanah Air ini pelaksanaannya memang masih terganjal oleh rekomendasi dari BOPI karena klub peserta belum melengkapi persyaratan seperti legalitas hingga dokumen kontrak pemain dan pelatih. Selain itu juga terkait dengan pelunasan gaji musim lalu.
Sesuai dengan jadwal, ISL 2015 digulirkan 20 Februari lalu. Namun, oleh Menpora Imam Nahrawi diundur menjadi 4 Maret. Hanya saja oleh PT Liga Indonesia kembali diundur menjadi 4 April dan hingga saat ini rekomendasi pelaksanaan dari BOPI belum turun.(Antara)
Berita Terkait
-
Kebijakan Kuota Ugal-ugalan Pemain Asing Dinilai Hambat Transformasi Sepak Bola Indonesia
-
Jadwal Pertandingan Bali United di Super League 2025/2026
-
Heboh Logo Super League Mirip Gocekan Jokowi Main Bola, Gak Percaya? Coba Lihat Ini
-
PT LIB Longgarkan Hadirnya Suporter Tamu, Kecuali untuk Persija hingga Persib Bandung
-
Respon Erick Thohir Usai PT LIB Rekrut Jebolan J- League untuk Benahi Liga Indonesia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan