Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) edang dalam tahap pengkajian untuk melonggarkan kebijakan suporter tim tamu.
Kebijakan itu dikaji untuk kompetisi Liga 1 2025/2026 atau yang bakal berganti nama Super League.
Hanya saja, rencana kebijakan itu juga memunculkan kabar bagi suporter sejumlah klub, termasuk Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus memaparkan, pihaknya mengupayakan kehadiran suporter tim tamu untuk semua klub,
Kecuali bagi mereka yang memiliki rivalitas tinggi, seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta, serta Arema FC dan Persebaya Surabaya.
"Yang pasti tadi sudah bisa dibilang tertutup pintunya kalau suporter Persib datang ke Persija. Begitu juga suporter Persija datang ke Persib itu pasti tidak bisa," kata Ferry melansir ANTARA, Selasa (8/7/2025).
"Arema sama Persebaya juga enggak akan diizinkan untuk saat ini. Ya, tapi misalnya Dewa sama Persija, (lalu) Dewa sama barangkali Persebaya ini kan enggak ada sejarah (rivalitas) juga," tambah dia.
Kajian ini, kata Ferry, juga dilakukan seiring dengan telah diluncurkannya aplikasi bernama Sobat Liga pada April. Sobat Liga adalah penyedia layanan tiket pertandingan, yang mirip provider ticketing sejenisnya.
Tak hanya untuk pembelian tiket, aplikasi Sobat Liga juga menampilkan video sampai statistik pemain.
Baca Juga: Skuad Baru Persib Bandung Diberi Ruang Bangun Chemistry, Bojan Hodak: Itu Normal
"PSSI ingin ada peningkatan keamanan, kenyamanan dan ketertiban bagi penonton khususnya penonton away," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi tentang Sobat Liga, saat peluncuran aplikasi ini pada April.
Salah satu tujuan dari peluncuran Sobat Liga, kata Ferry kala itu, adalah membuka larangan kehadiran suporter tamu yang diberlakukan imbas tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022.
“Yang paling mudah ini tantangan dari liga untuk bisa mendapatkan privilege untuk bisa membuka suporter away, karena yang masih dikhawatirkan PSSI, suporter ini tidak teridentifikasi (identitasnya),” ucap Ferry.
Lebih lanjut, pria 61 tahun itu juga menjelaskan bahwa pihaknya kini sedang berupaya mendapatkan persetujuan dari pihak kepolisian untuk kebijakan suporter tim tamu musim depan.
"Nah, kita lagi minta persetujuan dari pihak kepolisian nanti akan juga dipandu oleh ketua umum (PSSI), supaya FIFA juga bisa memberikan restu kepada kita. Untuk klub-klub yang istilahnya tidak punya resistensi ya mudah-mudahan bisa diizinkan," jelas dia.
"Nah, kata permohonannya seperti itu. Dan kita berharap tentunya Liga Indonesia, I League (branding baru), ini bisa mendapatkan restu untuk bisa ada suporter bertamu. Tapi poinnya adalah itu," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Federico Barba Dikabarkan Hengkang dari Persib Bandung, Bojan Hodak Buka Suara
-
Striker Tetangga Dukung Ole Gunnar Solskjaer Kembali Latih Manchester United
-
Masa Depan Suram Elkan Baggott di Ipswich Town Jadi Sorotan Media Inggris
-
Trik Khusus John Herdman Lahirkan Bintang Dunia seperti Jonathan David
-
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Bruno Paraiba dan Jefferson Silva Perkuat Lini Serang
-
Nasib Apes Marc Ter Stegen Jelang Piala Super Spanyol, Angkat Koper Pulang Lebih Awal
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United
-
Striker Juventus: John Herdman Pelatih yang Bisa Mengubah Batu Jadi Berlian
-
Bersinar di Barcelona, Joan Garcia Bicara Realistis soal Jadi Kiper Nomor 1 Spanyol
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh