Suara.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Kamerun setelah kalah tipis dengan skor 0-1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (25/3/2015). Walau kalah dari Kamerun, skuat Garuda tetap mendapatkan apresiasi.
Melawan tim sekelas Kamerun merupakan suatu kebanggaan tersendiri Indonesia hanya kalah dengan skor tipis saja. Usaha dan kepercayaan diri Timnas melawan Kamerun yang sudah empat kali menjuarai piala Afrika dan langganan kontestan Piala Dunia pantas mendapatkan apresiasi.
Usai pertandingan, Asisten pelatih Timnas Indonesia, Widodo Cahyono Putro mengatakan persiapan timnya sangat mepet. "Saya apresiasi kepada pemain karna sudah bermain dengan maksimal, karena mereka percaya diri," ungkapnya.
Selanjutnya, Timnas akan melawan Timnas Myanmar, Senin (30/03) mendatang. "Kami akan mengevaluasi permainan anak-anak baik itu fisik dan stamina sebelum melawan Myanmar, karna yang kami lihat fidik pemain sudah baik dan hanya perlu perbaikan," lanjut Widodo.
Sementara itu Volker Finke, pelatih Kamerun, mengaku pemainnya tidak bermain dalam kondisi fit.
"Karena kami lelah setelah menempuh perjalanan hingga 25 jam-30 jam. Kita cuma sehari datang sebelum pertandingan dan pemain kami sudah bermain maksimal. Penampilan pemain Timnas Indonesia saat ini semakin improfit dan sangat berkembang," kata Finke usai laga. (Liga Indonesia)
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey