Suara.com - Pelatih Belanda Guus Hiddink tak mau menanggapi spekulasi mengenai kelanjutan masa tugasnya di timnas Belanda.
Hiddink mengambil alih kursi arsitek Belanda dari Louis van Gaal Agustus 2014 silam. Pelatih yang sempat menangani Rusia itu ada dalam tekanan timnya tertatih pada paruh pertama Kualifikasi Piala Eropa 2016.
Belanda ada di peringkat ketiga di grup mereka, di bawah Republik Ceko dan Islandia. Kemenangan atas Spanyol di laga uji coba sedikit mengurangi tekanan yang diarahkan kepada Hiddink.
Meski begitu, kritik tajam masih mendatangi pelatih yang pernah menjalankan tugas yang sama pada 1994 hingga 1998 itu.
"Jangan terus bertanya kepada saya apakah saya akan bertahan sebagai pelatih," ucap Hiddink soal masa depannya.
"Sekarang tidak ada beban berat di punggung saya. Saya tidak pernah merasakan beban apapun. Kami selalu bertekad memenangi pertandingan," katanya lagi.
Bagi Hiddink, kemenangan 2-0 atas Spanyol dinilai sangat positif dan akan berdampak bagus bagi timnya.
"Kami harus menilai pertandingan ini sebagai awal yang bagus untuk laga kualifikasi selanjutnya," kata pelatih berusia 68 tahun itu.
Laga Belanda selanjutnya akan melakoni laga di Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Latvia di kandang. (Reuters)
Berita Terkait
-
Belanda, Piala Dunia, dan Predikat Juara Tanpa Mahkota yang Masih Abadi
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang
-
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri