Suara.com - Pucuk Pimpinan Manajemen PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan pertemuan pihaknya dengan BOPI terkait rekomendasi BOPI yang hanya menetapkan hanya 16 dari 18 klub untuk mengikuti kompetisi QNB League atau Liga Super Indonesia tidak menghasilkan keputusan apa pun.
"Karena judulnya dialog dan konsultasi, maka tidak ada keputusan apa pun dari pertemuan tadi," kata Joko di kantor Kemenpora, Rabu (8/4/2015).
Menurut Joko, alasan pihaknya tetap menjalankan 18 klub karena statusnya mengeksekusi keputusan PSSI.
"Keputusan tersebut telah melalui Komite Eksekutif PSSI karena komite tersebut mempunyai kewenangan untuk menentukan jumlah klub, kapan, dan di mana dari sebuah kompetisi," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya memahami ada keinginan negara yang dituangkan dalam UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) untuk melakukan pembinaan, pengendalian, dan pengembangan terhadap olaharga di negeri ini.
"Oleh karenanya, ada kewenangan masing-masing sehingga ujungnya yang kami lihat ada keputusan yang berbeda PSSI tetap 18 dan BOPI 16 tetapi kami sekarang tetap "go on" dan bagaimana kelanjutannya, kami sepakat tidak ada jawaban dalam pertemuan tadi," tuturnya.
Sebelumnya, pada Rabu, (1/4) BOPI menetapkan hanya 16 dari 18 klub yang diverifikasi untuk direkomendasikan mengikuti kompetisi QNB League atau Liga Super Indonesia musim 2015-2016 yang dimulai 4 April karena telah memenuhi persyaratan dan ketentuan.
Dari 18 klub yang telah diverifikasi oleh BOPI dibagi menjadi tiga kategori yang direkomendasi karena memenuhi persyaratan penuh (kategori A), direkomendasi dengan catatan ringan (kategori B), dan belum direkomendasi (kategori C).
Klub-klub dalam kategori A ialah Semen Padang FC, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persipura Jayapura.
Sementara klub-klub di kategori B antara lain Bali United, Barito Putera, Persiram Raja Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Persela Lamongan, Perseru Serui, Pelita Bandung Raya, dan Gresik United.
Sedangkan dua klub dalam kategori C yang belum mendapat rekomendasi BOPI yakni Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya, namun dua klub tersebut tetap mengikuti laga QNB League atau Liga Super Indonesia.
Arema sudah menjalani dua pertandingan, pertama melawan Persija pada Sabtu (4/4) di Stadion Kanjuruhan, Malang dan kedua melawan Barito Putera di stadion yang sama pada Selasa, (7/4).
Sedangkan Persebaya sudah menggelar laga melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Minggu (5/4) dan malam ini direncanakan akan bertanding melawan Pusamania Borneo FC di stadion yang sama. (Antara)
Berita Terkait
-
Kebijakan Kuota Ugal-ugalan Pemain Asing Dinilai Hambat Transformasi Sepak Bola Indonesia
-
Jadwal Pertandingan Bali United di Super League 2025/2026
-
Heboh Logo Super League Mirip Gocekan Jokowi Main Bola, Gak Percaya? Coba Lihat Ini
-
PT LIB Longgarkan Hadirnya Suporter Tamu, Kecuali untuk Persija hingga Persib Bandung
-
Respon Erick Thohir Usai PT LIB Rekrut Jebolan J- League untuk Benahi Liga Indonesia
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman