Grafis Manchester United vs Manchester City
Laga sengit akan tersaji di derby Manchester pekan ini. Manchester United akan menjamu rival sekota, Manchester City di Old Trafford, Minggu (12/4/2015) malam WIB.
Untuk memastikan tim terkuat di kota Manchester, pastinya menjadikan laga ini sarat gengsi. Apalagi, saat ini kedua tim hanya berjarak satu poin di klasemen sementara.
United yang mengantongi 62 poin, saat ini berada di posisi ketiga klasemen. Dibayangi oleh City di posisi buncit empat besar dengan 61 poin.
Dengan misi tampil di Liga Champions musim depan, tiga poin tentu menjadi target skuat besutan Louis van Gaal. Akan tetapi, tiga poin tampaknya bukan satu-satunya motivasi MU di derby Manchester. Aroma balas dendam pun terendus mengingat kekalahan United atas The Citizens di pertemuan pertama musim ini.
Dalam laga yang dihelat di Etihad Stadium awal November 2014, United harus pulang dengan tangan hampa. Gol tunggal Sergio Aguero di menit 63, mengkandaskan harapan MU untuk membalas kekalahan ganda atas City di musim sebelumnya di mana MU tumbang 4-1 di Etihad dan dipermalukan dengan tiga gol tanpa balas di Old Trafford.
Menghadapi The Citizens, formasi 4-1-4-1 bisa jadi kembali diterapkan manajer Louis van Gaal. Menempatkan Wayne Rooney sebagai ujung tombak, Juan Mata dan Ander Herrera yang tampil impresif di dua pertandingan sebelumnya pasti kembali diandalkan van Gaal untuk membongkar barisan pertahanan The Citizens.
Seperti di laga sebelumnya, Daley Blind akan bermain sedikit ke depan dari barisan belakang United yang dimotori Antonio Valencia dan Marcos Rojo.
Sementara itu di kubu tim tamu, Manchester City bisa dikatakan tidak dalam performa terbaiknya. Setelah disingkirkan Barcelona dari babak 16 besar Liga Champions , City baru saja mendapat malu di Selhurst Park usai ditekut Crystal Palace dengan skor 2-1.
Dengan kondisi seperti ini, manajer Manuel Pellegrini tentunya tidak lagi ingin kehilangan poin dan menyiapkan strategi jitu guna menghadapi pasukan Louis van Gaal. Meski dalam pertandingan ini, peran sejumlah pemain belum bisa dipastikan akibat cedera, termasuk sang kapten Vincent Kompany.
Formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1 mungkin menjadi opsi terbaik bagi Pellegrini di derby Manchester kali ini. Dengan sejumlah striker dan gelandang serang yang siap dimainkan; Sergio Aguero, Edin Dzeko, David Silva, dan Yaya Toure, improvisasi di lini depan tentunya bisa dilakukan untuk menembus barisan pertahanan United.
Sementara di lini belakang, satu hal penting yang harus dilakukan Pellegrini adalah meningkatkan disiplin para pemainnya yang di sejumlah pertandingan terakhir kerap melakukan kesalahan.
Siapakah pemenang di laga derby kali ini? Kita tunggu saja.
Untuk memastikan tim terkuat di kota Manchester, pastinya menjadikan laga ini sarat gengsi. Apalagi, saat ini kedua tim hanya berjarak satu poin di klasemen sementara.
United yang mengantongi 62 poin, saat ini berada di posisi ketiga klasemen. Dibayangi oleh City di posisi buncit empat besar dengan 61 poin.
Dengan misi tampil di Liga Champions musim depan, tiga poin tentu menjadi target skuat besutan Louis van Gaal. Akan tetapi, tiga poin tampaknya bukan satu-satunya motivasi MU di derby Manchester. Aroma balas dendam pun terendus mengingat kekalahan United atas The Citizens di pertemuan pertama musim ini.
Dalam laga yang dihelat di Etihad Stadium awal November 2014, United harus pulang dengan tangan hampa. Gol tunggal Sergio Aguero di menit 63, mengkandaskan harapan MU untuk membalas kekalahan ganda atas City di musim sebelumnya di mana MU tumbang 4-1 di Etihad dan dipermalukan dengan tiga gol tanpa balas di Old Trafford.
Menghadapi The Citizens, formasi 4-1-4-1 bisa jadi kembali diterapkan manajer Louis van Gaal. Menempatkan Wayne Rooney sebagai ujung tombak, Juan Mata dan Ander Herrera yang tampil impresif di dua pertandingan sebelumnya pasti kembali diandalkan van Gaal untuk membongkar barisan pertahanan The Citizens.
Seperti di laga sebelumnya, Daley Blind akan bermain sedikit ke depan dari barisan belakang United yang dimotori Antonio Valencia dan Marcos Rojo.
Sementara itu di kubu tim tamu, Manchester City bisa dikatakan tidak dalam performa terbaiknya. Setelah disingkirkan Barcelona dari babak 16 besar Liga Champions , City baru saja mendapat malu di Selhurst Park usai ditekut Crystal Palace dengan skor 2-1.
Dengan kondisi seperti ini, manajer Manuel Pellegrini tentunya tidak lagi ingin kehilangan poin dan menyiapkan strategi jitu guna menghadapi pasukan Louis van Gaal. Meski dalam pertandingan ini, peran sejumlah pemain belum bisa dipastikan akibat cedera, termasuk sang kapten Vincent Kompany.
Formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1 mungkin menjadi opsi terbaik bagi Pellegrini di derby Manchester kali ini. Dengan sejumlah striker dan gelandang serang yang siap dimainkan; Sergio Aguero, Edin Dzeko, David Silva, dan Yaya Toure, improvisasi di lini depan tentunya bisa dilakukan untuk menembus barisan pertahanan United.
Sementara di lini belakang, satu hal penting yang harus dilakukan Pellegrini adalah meningkatkan disiplin para pemainnya yang di sejumlah pertandingan terakhir kerap melakukan kesalahan.
Siapakah pemenang di laga derby kali ini? Kita tunggu saja.
Komentar
Berita Terkait
-
Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA
-
Lolos ke Final Piala FA, Manchester City Tunggu Pemenangan antara Chelsea vs Leeds United
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Erling Haaland Bikin Panas Arsenal usai Man City Hajar Burnley: Kami di Puncak Klasemen!
-
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kabarnya Diminati Manchester United
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
-
Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC