Suara.com - Alfred Riedl, memutuskan untuk meletakkan jabatannya sebagai pelatih kepala PSM Makassar pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau QNB League 2015. Eks pelatih tim nasional Indonesia itu mundur dengan alasan kesehatan.
Berikut perjalanan Riedl selepas dari timnas menuju PSM, hingga memutuskan untuk meletakkan jabatan.
- 1 Januari 2015
Alfred Riedl dikabarkan akan menjadi pelatih tim PSM Makassar. Direktur Teknik Sumirlan dan Direktur Operasional, Azhary Sirajuddin ke Jakarta guna melobi pihak Riedl dan asistennya, Wolfgang Pikal.
- 2 Januari 2015
Wolfgang Pikal menolak menjadi asisten Riedl. Riedl sendiri dikabarkan makin dekat ke PSM.
- 10 Januari 2015
Alfred Riedl resmi menjadi pelatih kepala PSM Makassar setelah menandatangani kontrak selama semusim, dan memperoleh fasilitas tempat tinggal + supir pribadi serta gaji 10.000 dolar per bulan - 14 Januari 2015, datang ke Makassar bersama dengan penanggung jawab PSM, Erwin Aksa dengan menumpangi pesawat jet pribadi milik Erwin Aksa.
- 15 Januari 2015
Menggelar konfrensi pers di kantor pengelola PSM, Jalan Balaikota dan memberikan alasan mengapa ia melatih PSM setelah sebelumnya ia nyatakan tidak akan melatih klub Indonesia pasca gagal bersama timnas. Di hari dan tanggal yang sama ia mulai melatih Syamsul Chaeruddin dan kawan-kawan di lapangan Stadion Mattoanging.
- 4 Februari 2015
Berangkat bersama rombongan pemain ke Surabaya guna mendampingi tim menjalani uji coba melawan Persegres Gresik United di tanggal 5 dan melawan Persepam Madura United di tanggal 7 Februari. Dari kedua uji coba itu, PSM memenangkan semua laga.
- 20 Februari 2015
Riedl meninggalkan Indonesia dan kembali ke Austria guna menjalani pemeriksaan kesehatan. Ia janji segera kembali ke Makassar 28 Februari.
- 6 Maret 2015
Riedl mengabarkan lewat email jika ia belum bisa kembali mengingat kondisinya belum stabil dan dokter menyarankannya untuk tidak meninggalkan Austria.
- 21 Maret 2015
Mengirim email yang berisikan kondisinya terkini. Dokter melarangnya meninggalkan Austria dan menuju Indonesia karena cuaca di Indonesia cukup panas, bisa membuat kondisi tubuhnya kembali tidak stabil.
- 16 April 2015
Mengirim email yang menyatakan pengunduran dirinya dari tim PSM Makassar. Kondisi kesehatannya tidak berubah menjadi lebih baik. (Antara)
Berita Terkait
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
-
Hasil Super League: Borneo FC Comeback di Waktu Kritis Hancurkan PSM Makassar
-
Persib Menang Tipis, Bojan Hodak: Permainan Kami di Babak Kedua Jelek
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Cerita Legenda Liverpool Jatuh Miskin, Investasi Kopi Berujung Utang Rp30 Miliar
-
Persija Belum Tentu Mainkan Dua Pemain Asing Baru? Ini Kata Mauricio Souza
-
Kecintaan Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein kepada Sang Kakek yang Kelahiran Medan
-
Ribuan Fans Manchester United Siap Turun ke Jalan, Tuntut Sir Jim Ratcliffe Angkat Kaki
-
Marcel Desailly Peringatkan Chelsea, Cole Palmer Bisa Hengkang Jika Ambisi Tak Sejalan
-
Eks Bomber Chelsea Diego Costa Sindir Antonio Conte, Puji Setinggi Langit Jose Mourinho
-
Statistik Calon Bek AC Milan Juwensley Onstein Pemain Keturunan Indonesia
-
Prancis Tolak Wacana Boikot Piala Dunia 2026, Sepak Bola Pemersatu Bukan Arena Konflik Politik
-
Mandul di Premier League, Anthony Gordon Pecahkan Rekor 23 Tahun Alan Shearer di Liga Champions
-
Gagal Dapatkan Manuel Ugarte, Ajax Alihkan Bidikan ke Gelandang Arsenal Christian Norgaard