- FIFA sedang mengkaji proposal penambahan jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 66 negara berdasarkan usulan CONMEBOL.
- Rencana penambahan kuota tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi Timnas Indonesia untuk lolos kualifikasi.
- Pelatih John Herdman kini tengah membangun skuad jangka panjang guna membawa Timnas Indonesia bersaing di level dunia.
Suara.com - FIFA dikabarkan tengah mempertimbangkan perubahan besar untuk Piala Dunia FIFA 2030 dengan menambah jumlah peserta menjadi 66 negara.
Wacana tersebut dinilai bisa membuka peluang lebih besar bagi Timnas Indonesia untuk tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.
Sebelumnya, FIFA sudah lebih dulu memperluas format Piala Dunia FIFA 2026 dari 32 menjadi 48 peserta.
Pada edisi 2026, Timnas Indonesia nyaris mencetak sejarah dengan lolos ke putaran final yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun langkah skuad Garuda yang dipimpin Jay Idzes harus terhenti di putaran keempat kualifikasi zona Asia.
Meski Piala Dunia 2026 belum dimulai, FIFA disebut sudah menyiapkan inovasi baru untuk edisi 2030.
Media Spanyol, AS melaporkan bahwa badan sepak bola dunia itu sedang mengkaji proposal penambahan peserta menjadi 66 tim.
Usulan tersebut muncul dari CONMEBOL dan mendapat respons positif dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Jika rencana itu benar-benar diterapkan, peluang skuad Garuda untuk tampil di Piala Dunia tentu semakin terbuka lebar.
Baca Juga: John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
Apalagi kini Timnas Indonesia berada di bawah arahan John Herdman yang diproyeksikan membangun skuad menuju 2030.
Herdman menilai pengembangan Timnas Indonesia harus memiliki target jangka panjang agar mampu bersaing di level dunia.
“Menurut saya ini generasi yang sangat menarik. Hal terpenting dalam membangun sebuah tim adalah memahami timnas ini ingin dibawa ke mana pada tahun 2030,” kata Herdman via kanal YouTube Antara TV Indonesia.
Mantan pelatih Timnas Kanada itu juga mengaku belajar banyak saat membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022.
Ia menyebut sejumlah pemain yang awalnya kurang diperhitungkan justru berkembang menjadi pesepak bola penting di kompetisi Eropa.
Berita Terkait
-
Pemain Persib yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Terancam Absen di Laga Pembuka Piala AFF 2026
-
Elkan Baggott Bawa Kabar Bahagia Jelang Kembali Bela Timnas Indonesia
-
Bos Sassuolo Puji Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Disebut Investasi Terbaik
-
Lamine Yamal Bidik Rekor Hat-trick Termuda Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Indikator Jay Idzes Bisa Bela Timnas Indonesia Bergantung Sassuolo
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan