Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi meminta PT Liga Indonesia untuk membuka nilai kontrak komersial dengan BV Sport dan QNB Group.
Selain itu PT Liga juga diharuskan membuka nilai komersial yang didapatkan klub serta mengungkapkan kapan dan cara pembayaran sesuai jadwal yang ditentukan.
Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan tidak berniat untuk membuat operator liga baru di luar PT Liga Indonesia atau membuat kompetisi tandingan dalam menangani kompetisi di bawah tim transisi.
"Pemerintah tidak berniat membuat operator liga yang baru untuk memutar kompetisi. Pemerintah juga tidak berpretensi untuk membuat liga atau kompetisi tandingan," kata Imam Nahrawi.
Imam menegaskan bahwa kelanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) tetap berada di bawah PT Liga Indonesia.
"Operator yang melanjutkan roda kompetisi tetap di tangan PT Liga Indonesia," kata Imam.
Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah memastikan liga berjalan sesuai peraturan dan perundangan. Selain itu, pemerintah juga meminta agar kompetisi sesegera mungkin diputar kembali.
Menurut Imam, pemerintah memberikan kesempatan pada PT Liga untuk melanjutkan kompetisi sesuai dengan yang tertulis dalam surat keputusan Menpora nomor 01307 tahun 2015.
"Sesuai SK Menpora No. 01307 tahun 2015, PT Liga bisa melanjutkan kompetisi dengan supervisi oleh pemerintah," kata dia.
Supervisi yang dimaksud, kata Imam, bukan sebuah intervensi yang dilakukan pemerintah tentang bagaimana kompetisi dijalankan, melainkan untuk memastikan PT Liga mengadopsi prinsip perbaikan tata kelola dan transparansi. (Antara)
Berita Terkait
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI