Suara.com - Anggota DPR Tantowi Yahya meminta permasalahan antara Kemenpora dengan PSSI segera dituntaskan. Karena menurut Tantowi masalah ini tidak hanya menyangkut sepak bola, tapi juga terkait dengan persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kemenpora dan PSSI harus duduk bersama dan mencari solusi. Hanya itu yang bisa dilakukan, karena bila konflik semakin tajam, sepak bola yang akan mati, bukan Kemenpora dan PSSI," kata Tantowi dalam siaran pers yang diterima media di Jakarta, Senin (11/5/2015).
Permasalahan persepakbolaan nasional memang cukup meruncing. Apalagi pemerintah melalui Kemenpora membentuk Tim Transisi yang salah satu tugasnya mengambil alih hak dan wewenang PSSI. Pembentukan tim ini juga banyak disorot oleh pemerhati persepakbolaan nasional.
Tim Transisi bentukan pemerintah itu beranggotakan 17 personel. Hanya saja dua orang di antaranya mengundurkan diri meski belum sempat bertugas. Kedua personel yang mengundurkan diri itu adalah mantan staf khusus Presiden SBY, Velix Wanggai dan mantan gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.
Pembentukan Tim Transisi, bagi PSSI jelas sangat merugikan. Apalagi tim tersebut tidak diakui oleh FIFA selaku federasi sepak bola dunia. Dengan demikian, Indonesia terancam sanksi jika permasalahan ini tidak bisa dituntaskan hingga batas waktu 29 Mei.
Padahal, dua tim Indonesia yaitu Persipura dan Persib Bandung lagi berjuang di AFC Cup. Prestasi kedua tim hingga saat ini masih membanggakan. Jika sanksi turun, maka perjuangan tim-tim terbaik Indonesia itu akan terhenti.
"Apa yang akan terjadi bila Persipura dan Persib yang tengah on fire di AFC Cup harus terhenti langkahnya, bukan karena kalah bertanding, tetapi dilarang FIFA. Masyarakat Papua dan Jawa Barat tentu akan marah kepada Kemenpora," kata Tantowi Yahya menambahkan.
Pria yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR menegaskan, bagi masyarakat Papua, Persipura bukan hanya klub biasa. Namun, tim yang berjuluk Mutiara Hitam itu sudah menjadi ikon kultural daerah. Apalagi prestasinya juga pantas untuk dibanggakan.
"Papua ya Persipura, Persipura ya Papua. Bahkan saking bangganya rakyat Papua terhadap Persipura, tahun 1970-an group band Black Brothers membuat lagu berjudul Persipura" kata pria yang juga Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) ini.
Jika sanksi benar-benar turun maka tidak hanya Persipura dan Persib yang dirugikan, namun timnas Indonesia yang akan turun di SEA Games 2015 di Singapuran kemungkinan besar juga akan kena dampak. Selain itu, timnas dari semua level juga tidak bisa turun dikancah internasional.
Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi menegaskan jika pembentukan Tim Transisi salah satu tugasnya akan memperbaiki persepakbolaan nasional. Selain itu memastikan persiapan timnas untuk menghadapi kejuaraan internasional.
Bahkan, Kemenpora juga akan mengirimkan wakilnya ke FIFA guna menjelaskan secara langsung alasan pembentukan Tim Transisi. (Antara)
Berita Terkait
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
-
Timnas Indonesia Main Dua Stadion Ikonik Akan Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bambang Harymurti Wanti-wanti RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Senjata Politik
-
The Traveling Cat Chronicles: Kisah Persahabatan Manusia dan Kucing yang Mengharukan
-
Sempat Tak Pasti, PSEL Akhirnya Dibangun di Jogja, 1.000 Ton Sampah Disulap Jadi Listrik Tiap Hari
-
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Moge dan Sparepart
-
Kritik Gaya Komunikasi Prabowo, Pakar Sarankan Presiden Cari 'Pembisik' yang Berani Bicara Pahit
-
Siapa Saja Terima Uang Korupsi Haji? Ini Rincian Nama dan Nominalnya, Ada yang Capai Rp93 M
-
Stuck: Ketika Masalah Kecil Berubah Menjadi Kekacauan Besar
-
Profil Arlida Putri, Pedangdut 'The Queen of Nyoh' yang Terseret Rumor Rumah Tangga Denny Caknan
-
Dalam Kondisi Mabuk, Mahasiswa di Yogya Rusak Bendera dan Palang Pintu KA
-
5 Serum Flek Hitam yang Cepat Menyamarkan Noda Hitam di Wajah Sesuai Review