Suara.com - Álvaro Morata akan mencatat sejarah di Liga Champions jika Juventus berhasil menang di final. Pasalnya, Morata akan menjadi pemain keempat dalam sejarah Liga Champions yang berhasil memenangi kompetisi ini dua musim berturut-turut dengan tim yang berbeda
Setahun yang lalu di Estádio da Luz, Lisbon, Morata masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-79 bagi Real Madrid ketika timnya tertinggal 0-1. Namun pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah memasuki injury time Sergio Ramos mampu menyamakan kedudukan.
Lewat perpanjangan waktu Real Madrid akhirnya menang 4-1 dan Morata ikut merayakan Los Blancos memenangi gelar La Decima. Namun itu menjadi pertandingan terakhirnya bagi Madrid sebelum dia pindah ke Italia pada musim panas guna bergabung dengan Juventus.
Bersama Bianconeri, Morata telah menjadi bagian yang penting dalam skuat Massimiliano Allegri. Ia ikut membawa Juventus meraih Scudetto dan Coppa Italia dan juga memiliki kontribusi yang besar bagi skuatnya di Liga Champions.
Pada pertandingan terakhir di Liga Champions, Morata mencetak satu gol yang membuat mantan klubnya, Real Madrid harus terdepan di empat besar. Kini Morata berpeluang merasakan kembali menjadi juara Liga Champions saat Juventus menghadapi Barca di final.
Jika Juventus sukses mengangkat trofi Liga Champions di Berlin maka Morata menjadi pemain keempat dalam sejarah Liga Champions yang memenangi trofi dua musim berturut -turut dengan klub berbeda.
Morata akan mengikuti langkah Marcel Desailly, Paolo Sousa dan Samuel Eto'o yang sukses melakukan pencapaian tersebut.
Marcel Desailly (Olympique de Marseille 1993, AC Milan 1994)
Paulo Sousa (Juventus 1996, Borussia Dortmund 1997)
Samuel Eto'o (FC Barcelona 2009, FC Internazionale Milano 2010)
Berita Terkait
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
10 Hari Jelang Kick-off Warga India Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia 2026 tapi...
-
Kekuatan Lini Serang Norwagia Teruji, Libas Swedia Walau Bomber Manchester City Absen
-
Gemilang Bersama Manchester United, Senne Lammens Raih Penghargaan Transfer Terbaik Liga Inggris
-
Krisis Bek Timnas Prancis, William Saliba Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Target Realistis John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan Bicara Juara Dulu!
-
William Saliba Dibayangi Cedera Punggung Jelang Piala Dunia 2026, Deschamps Buka Suara
-
Chelsea Was-was, Marc Cucurella Diminati Barcelona hingga Real Madrid
-
Bruno Fernandes Buka-Bukaan Soal Minim Trofi di MU dan Harapan Baru Bersama Carrick
-
Oliver Glasner Jadi Kandidat Terkuat Pelatih AC Milan, Matthias Jaissle Terkendala Biaya
-
Penuhil Regulasi UEFA, Como 1907 Bidik Winger Liverpool Federico Chiesa