- PSG resmi mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5).
- Kemenangan 4-3 PSG terjadi setelah pertandingan berakhir imbang selama 120 menit dan dua eksekutor Arsenal gagal menjalankan tugasnya.
- Keberhasilan tersebut menjadikan PSG sebagai tim ketiga dalam sejarah yang sukses meraih gelar juara liga dan Liga Champions berturut-turut.
Suara.com - PSG resmi mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti di partai final yang digelar di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5) dinihari WIB.
Pertandingan kedua tim berlangsung cukup sengit di waktu normal. Arsenal dan PSG sama-sama mencetak gol di 2x45 menit.
Laga pun harus dilanjutkan lewat perpanjangan waktu, sebelum PSG menang 4-3 di babak tos-tosan.
Arsenal sempat unggul lebih dulu sebelum PSG menyamakan kedudukan lewat titik putih pada babak kedua.
Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi dan penuh peluang dari kedua tim.
Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga 120 menit waktu bermain.
Di babak adu penalti, kedua tim saling berbalas gol dengan ketegangan tinggi.
Declan Rice, Gabriel Martinelli, hingga Achraf Hakimi sukses menjalankan tugas mereka di titik putih.
Namun momen krusial terjadi ketika Eberechi Eze gagal mengeksekusi penalti untuk Arsenal, disusul kegagalan Gabriel yang melepaskan tembakan melambung di atas mistar gawang.
Baca Juga: Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Dua kegagalan itu menjadi penentu kekalahan The Gunners. PSG pun sukses back to back juara Liga Champions.
Berikut sejumlah fakta menarik usai PSG mengalahkan Arsenal di final Liga Champions:
Arsenal Lemah
Arsenal mencatat penguasaan bola hanya 24,7 persen, yang menjadi angka terendah yang pernah dicatat sebuah tim di final Liga Champions sejak 2003-04.
Catatan itu juga menjadi yang terendah bagi Arsenal di era Mikel Arteta ketika bermain dengan 11 pemain penuh sepanjang laga.
Puasa Gelar Arsenal
Berita Terkait
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji
-
Link Live Streaming PSG vs Arsenal: Siapa Bakal Angkat 'Si Kuping Besar'?