Suara.com - Tuan rumah PSIS berhasil meraih angka penuh setelah menumbangkan perlawanan tamunya PSIR Rembang 4-1 pada pertandingan lanjutan Grup A Turnamen Sepak Bola Piala Polda Jateng di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu petang.
Dengan hasil itu, tim Mahesa Jenar semakin memantapkan posisi teratas di klasemen sementara Grup A dengan nilai sempurna 12 mengingat dari empat pertandingan yang dilakukan, berhasil dimenangkan semuanya.
Pesaingnya di grup itu, Persijap Jepara dan Persis Solo pernah menelan sekali kekalahan, sedangkan PSIR Rembang dari empat pertandingan baru mengumpulkan nilai satu karena tiga kali kalah dan sekali seri.
Pertandingan antara PSIS melawan PSIR Rembang yang disaksikan sekitar 2.000 penonton tersebut, berlangsung kurang seimbang karena permainan baik di babak pertama maupun kedua lebih banyak dikuasai pemain-pemain tuan rumah.
Tim tamu asuhan Asisten Pelatih Rudi Sukmana memang sudah berusaha untuk mengimbangi permainan tim asuhan Pelatih M. Dhofir dengan melancarkan serangan balik, tetapi selalu kandas di kaki pemain belakang tuan rumah.
Sebanyak empat gol bagi PSIS dicetak oleh Franky pada menit ke-20 setelah menerima umpan silang dari rekannya. Sebenarnya sempat ditepis kiper PSIR Nanang H., tetapi mental dan disambar Franky.
Gol kedua dicetak Vidi Hasiholan menit ke-44 melalui sundulan kepala setelah menerima umpan tendangan bebas rekannya. Kedudukan 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, kembali pemain-pemain tuan rumah terlihat lebih banyak menguasai lapangan pertandingan melalui serangan bervariasi dari sisi kanan, kiri, dan tengah sehingga sempat merepotkan barusan pemain belakang PSIR.
Tuan rumah kembali menambah kemenangan menjadi 3-0 melalui gol yang dicetak Johan Yoga pada menit ke-40 melalui bola drible setelah menerima umpan silang rekannya.
Pada menit ke-56 kembali Johan Yoga menyumbangkan gol untuk timnya menjadi 4-0 melalui sundulan kepala setelah menerima umpan dari rekannya Andre.
PSIR Rembang memperkecil kekalahan menjadi 4-1 melalui gol yang dicetak Suyono pada menit ke-89 setelah terjadi kemelut di depan gawang PSIS yang dijaga kiper Catur, menggantikan Ega Rizky.
Kedudukan 4-1 bertahan hingga pertandingan usai. Wasit Masudin dari Solo mengeluarkan kartu kuning untuk Tegar (PSIS), Koko H., dan Rudi Santoso (PSIR Rembang).
PSIS masih menyisakan dua pertandingan lagi, yaitu melawan tuan rumah Persijap Jepara dan Persis Solo, sedangkan PSIR juga sama, yaitu menjamu Persis Solo dan melawan tuan rumah Persijap Jepara.
Asisten Pelatih PSIR Rembang Rudi Sukmana mengatakan secara fisik dan kualitas, anak asuhnya memang berada di bawah PSIS.
"Kita terima kekalahan ini, kita legowo," katanya.
Sebenarnya, pada pertandingan itu, dirinya hanya berharap bisa manahan tuan rumah untuk mendapatkan angka tetapi ternyata dalam pertandingan itu ada menang dan kalah.
"Kami juga sebenarnya sudah siap menghadapi PSIS tetapi karena stamina dan kualitas memang kita kalah," katanya.
Pelatih PSIS M. Dhofir mengatakan pada pertandingan itu, dirinya menerapkan dua startegi dengan maksud untuk menguras tenaga pemain-pemain PSIR. Pada babak kedua, menerapkan 4-4-2 dan berhasil dalam strategi tersebut.
Tetapi, kata dia, pada menit-menait akhir anak-anak sudah terlihat tidak ingin menambah gol sehingga pertahanannya kendor dan kemasukan satu gol dari pemain PSIR Rembang. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
-
Erick Thohir Jadi Menpora, Bos PSIS Semarang: Ini Tanggung Jawab Berat
-
BREAKING NEWS! Ini Pembagian Grup Pegadaian Championship 2025/2026
-
Gagal di PSIS Semarang, Striker Timnas Burundi Siap Bangkit Bersama Persijap Jepara
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
-
Dirtek FC Emmen: Skandal Dean James Bisa Hancurkan Karier Tim Geypens
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
John Herdman Boyong Eks Persija ke Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis