Suara.com - Kroasia terancam sanksi dari UEFA setelah terlihat jelas lambang swastika yang identik dengan simbol Nazi di rumput lapangan di Stadion Poljud saat mereka menghadapi Italia di kualifikasi Euro 2016 dinihari tadi.
Pada pertandingan grup H Kualifikasi Euro 2016, yang dimainkan tanpa penonton karena hukuman setelah fans Kroasia melakukan nyanyian dengan nada rasis saat menghadapi Norwegia pada Maret, berakhir imbang 1-1.
Namun, laga tersebut tercoreng menyusul munculnya simbol Swastika di lapangan tengah Kroasia saat 45 menit yang tampak terlihat jelas dari bangku penonton. Petugas mencoba menutupinya di babak kedua.
Meski demikian, hal itu sudah mencoreng nama Kroasia sebagai tuan rumah dan kemungkinan akan mendapatkan sanksi lanjutan UEFA. Seperti dilansir Football Italia, pihak Kroasia pun langsung meminta maaf kepada Italia menyusul terjadinya kejadian tersebut.
Italia sebelumnya sudah menyatakan komplain atas insiden tersebut kepada UEFA.
"Apa yang terjadi adalah memalukan bukan hanya untuk sepak bola Kroasia, namun juga untuk keseluruhan negara. Kami telah melaporkan insiden itu kepada UEFA. Kami meminta maaf kepada Italia dan setiap orang," kata juru bicara Federasi Kroasia kepada Ansa.
Berita Terkait
-
Euro 2024, Saat Gol Mattia Zaccagni Mirip Aksi Alessandro Del Piero...
-
Kroasia vs Italia di Euro 2024: Skenario Lolos 16 Besar dan 5 Fakta Menarik
-
Diminati Manchester United, Konsentrasi Bek Andalan Italia sampai Terpecah di Euro 2024
-
Euro 2024: Tantang Kroasia, Luciano Spalletti Pastikan Line-up Italia Berubah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Atletico Madrid Sepakat Lepas Antoine Griezmann ke Orlando City
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa