Suara.com - Hari ini, 41 tahu yang lalu, Vincenzo Montella lahir di Castello di Cisterna, Italia. Montella adalah mantan pesepakbola yang baru saja diberhentikan dari posisinya sebagai pelatih Fiorentina.
Montella memang belum lama terjun ke dunia kepelatihan. Ia mendapat job pertamanya sebagai pelatih di AS Roma pada tahun 2011, itupun sebagai caretaker.
Sayang, di tangannya, Giallorossi justru terpuruk ke peringkat enam klasemen Serie A. Ia pun dipecat di akhir musim dan digantikan oleh Luis Enrique, pelatih yang kini menukangi Barcelona.
Namun, Montella memang hoki. Hanya beberapa hari setelah dicopot, ia langsung dapat tempat baru, Catania. Di klub ini, Montella terbilang sukses. Ia berhasil mengerek prestasi klub Sisilia Timur itu ke papan tengah klasemen dan mengungguli rivalnya Palermo untuk pertama kali dalam delapan tahun terakhir.
Cuma semusim di Catania, Montella hijrah ke Fiorentina. Di bawah asuhannya, Fiorentina finis di urutan empat klasemen Serie A musim 2012/2013. Ia berhasil mempertahankan prestasinya itu di dua musim berikutnya. Namun, itu tak cukup untuk membawa La Viola masuk kompetisi Liga Champions.
Satu-satunya trofi yang ia persembahkan kepada Fiorentina adalah sebagai runner-up Coppa Italia musim 2013/2014. Iapun dipecat pada 8 Juni 2015 lalu karena dinilai tidak bisa memenuhi target klub. Santer terdengar kabar, Montella akan menggantikan Filippo Inzaghi sebagai pelatih AC Milan.
Sebelum menjadi pelatih, Montella sukses sebagai pemain. Montella dikenal sebagai striker haus gol saat berkarier di AS Roma. Sepuluh musim berlaga bersama Giallorrosi, ia membantu mempersembahkan satu gelar Scudetto Serie A.
Montella mengawali karier seniornya bersama Empoli. Lima tahun di Empoli, Montella pindah ke Genoa, lalu ke Sampdoria, sebelum akhirnya mendarat di Roma.
Semasa masih merumput, Montella dijuluki L'Aeroplanino alias Si Pesawat Kecil lantaran postur yang tidak terlalu tinggi dan gaya selebrasi golnya yang merentangkan tangan meniru bentangan sayap pesawat.
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya