Suara.com - Pelatih Brasil Carlos Dunga tidak ingin terlalu mengomentari kekalahan skuatnya 1-0 atas Kolombia. Dunga menegaskan bahwa skuatnya kini harus belajar bermain tanpa Neymar setelah kaptennya tersebut mendapatkan kartu merah.
Neymar mendapatkan kartu merah oleh wasit menyusul insiden yang melibatkan dua pemain Kolombia Jeison Murillo dan Carlos Bacca di akhir pertandingan. Namun bukan hanya Neymar, Bacca pun mendapatkan kartu merah karena perseteruan antara pemain tersebut.
Meski demikian, Dunga tidak banyak mengomentari soal jalannya pertandingan. Ia langsung memikirkan laga Brasil selanjutnya di pertandingan terakhir Brasil di Grup C saat menghadapi Venezuela pada hari Minggu waktu setempat.
"Saya menunggu hingga besok untuk memikirkan bagaimana kami bermain (tanpa Neymar)," ungkap Dunga usai pertandingan, seperti dilansir Scoresway.
"Kami pernah sekali bermain tanpa Neymar (saat menang 2-0 atas Meksiko) dan kami telah siap, kami adalah tim. Kami ingin dia ada tapi tak mungkin. Jadi kami harus mencari jalan melewati itu dan mencari solusi," ujar pelatih Brasil ini.
Soal pertandingan yang berakhir keras, Dunga melihat banyak terjadi kontak fisik menyusul pertemuan terahir kedua negara pada September lalu. Ketika itu Juan Cuadrado dikartu merah saat Brasil menghadapi skuat besutan Jose Pekerman di Miami.
"Saya akan melihat gambar, karena kebingungan saya tidak melihat jelas. Sesuatu terjadi di luar kontrol. Sayang sekali wasit tidak tahu bagaimana mengontrol pertandingan. Ada beberapa pemain melakukan tindakan keras seperti laga terakhir melawan Kolombia," tukasnya.
Berita Terkait
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
Terkini
-
Gegara Demo, Investor Asing Cabut Dana Rp113,45 Miliar dari Bursa Saham
-
Apa Bedanya Elemen Api, Air, Udara, dan Tanah dalam Mempengaruhi Sifat Zodiak?
-
Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca
-
Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70
-
Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta
-
KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS
-
Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu
-
Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja
-
Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan