Suara.com - Tuan rumah Cile akhirnya berhasil memastikan satu tempat di babak semifinal Copa America. Menjamu Uruguay di babak perempat final, Cile menang tipis dengan skor 1-0.
Jalannya Pertandingan
Tampil dihadapan ribuan pendukungnya sendiri, tuan rumah Cile mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Bermain dengan tempo cepat, di awal laga Cile beberapa kali berhasil menebar ancaman lewat aksi Valdivia.
Diantaranya di menit ke-11. Menggiring bola dari tengah lapangan, Valdivia berhasil membuat barisan belakang Uruguay kewalahan sebelum bola disodorkan kepada Vargas. Namun upaya tersebut kandas setelah Vargas gagal mengarahkan bola ke dalam gawang.
Hingga pertengahan babak pertama, Uruguay belum mampu menebar ancaman. Terus berada dalam tekanan, membuat sejumlah pemain Uruguay frustasi. Termasuk Edinson Cavani yang mendapat kartu kuning.
Uruguay baru bisa mengembangkan permainan di babak kedua. Cavani yang di babak sebelumnya mati langkah, di paruh kedua mampu menebar ancaman.
Diantaranya peluang yang didapat striker PSG tersebut di menit 51. Mendapat bola muntah, Cavani melepaskan tendangan voli ke arah gawang Claudio Bravo. Beruntung bagi Cile bola masih melayang tipis di atas mistar.
Dua menit berselang, Uruguay nyaris mengubah papan skor jika saja upaya Rolan tidak digagalkan Bravo.
Namun kenyataan pahit harus diterima Uruguay di saat permainannya tengah berkembang. Edinson Cavani mendapat kartu kuning kedua dan harus meninggalkan arena pertandingan di menit 63.
Hilangnya Cavani kembali mengubah arah permainan. Uruguay menjadi kurang agresif dan mulai disibukkan oleh ancaman yang ditebar tim tuan rumah.
Memasuki menit 81, tuan rumah akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Menyambut sodoran bola dari Valdivia, Mauricio Isla mengubah papan skor sekaligus mengunci kemenangan tuan rumah 1-0.
Susunan Pemain:
Chile (4-3-1-2): Bravo; Isla, Medel, Jara, Mena; Diaz, Aranguiz, Vidal; Valdivia; Alexis, Vargas.
Uruguay (4-4-2): Muslera; Pereira, Gimenez, Godin, Fucile; Sanchez, Arevalo, Gonzalez, Rodriguez; Rolan, Cavani.
Berita Terkait
-
Kisah Adriano Sang Kaisar: Dianggap Dibunuh Gangster hingga Hilang di Piala Dunia 2022
-
Banyak Kontroversi, Ketum PSSI-nya Kolombia Ogah Mundur: Merasa Dilindungi Presiden
-
Wakil Menpora Dipecat usai Paksa Messi Minta Maaf Soal Rasisme!
-
Skandal Nyanyian Rasis Enzo Fernandez Berbuntut Panjang, Berujung Didepak dari Chelsea?
-
Heboh Nyanyian Rasis Pemain Argentina untuk Timnas Perancis: 'Ibu Mereka Orang Nigeria'
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions