Suara.com - Hari ini, 42 tahun yang lalu, Jamie Redknapp lahir di Barton on Sea, Inggris. Lelaki bernama lengkap Jamie Frank Redknapp ini adalah veteran lapangan hijau yang populer saat berseragam Liverpool.
Menghabiskan seluruh kariernya sebagai gelandang, Redknapp dikenal sebagai sosok yang kreatif dan kaya teknik. Redknapp juga salah satu eksekutor tendangan bebas terbaik di masanya.
Redknapp lahir dari keluarga sepak bola. Ayahnya, Harry Redknapp, adalah salah satu mantan pesepakbola yang kemudian menggeluti karier kepelatihan. Sementara itu, sosok bertinggi badan 183 sentimeter ini juga sepupu mantan bintang Chelsea, Frank Lampard.
Sempat berlatih bersama tim muda Tottenham Hotspur, Redknapp mengawali karier seniornya di Bournemouth, sebuah klub yang kala itu masih berlaga di Divisi Dua. Nasib mujur membawanya ke Liverpool, salah satu klub terbesar di Divisi Utama Inggris sebelum kompetisi berubah menjadi Liga Premier.
Tak sekedar nasib mujur memang. Pasalnya, manajer The Reds saat itu, Kenny Dalglish, kepincut dengan bakat Redknapp dan memboyongnya dengan mahar 350.000 Poundsterling, menjadikannya salah satu pemain muda termahal saat itu.
Dua belas musim merumput di Anfield, Redknapp mencicipi sejumlah gelar seperti juara Piala Liga dan Piala FA. Selepas dari Liverpool, Redknapp hijrah ke Tottenham Hotspur. Tiga tahun membela Spurs, Redknapp pindah ke Southampton dan akhirnya memutuskan gantung sepatu pada tahun 2005 setelah terganjal masalah cedera.
Undur dari lapangan hijau, suami penyanyi Louise Nurding ini banting setir menjadi pengamat sepak bola. Mengawali kariernya di BBC, ayah dua anak ini juga jadi pembawa acara spek bola di televisi Sky1.
Uniknya, meski orang Inggris sejati, Redknapp punya masalah dalam berbahasa Inggris. Penggunakan kata "literally" yang berlebihan hampir di setiap komentarnya membuatnya dinobatkan sebagai penerima Foot in Mouth Award, penghargaan bagi public figure yang dinilai punya gaya bahasa buruk.
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong