Suara.com - Hari ini, 89 tahun yang lalu, Alfredo Di Stefano lahir di Buenos Aires, Argentina. Lelaki bernama lengkap Alfredo Stefano Di Stefano Laulhe ini adalah salah satu pemain legendaris Real Madrid yang pernah membela tiga timnas berbeda.
Salah satu pemain terbaik sepanjang masa, demikian orang mengenal Di Stefano. Julukan yang tak berlebihan melihat prestasi segudang yang ia rebut selama dua puluh tahun kariernya di lapangan hijau.
Dari beberapa klub besar yang ia bela, Di Stefano paling diingat saat berseragam Real Madrid. Bersama Los Blancos, Di Stefano merebut gelar juara Piala Champions Eropa selama lima tahun berturut-turut. Bahkan, Di Stefano selalu mencetak gol di tiap laga final ajang tersebut.
Tak cuma itu, striker yang dijuluki Si Panah Pirang juga merupakan pencetak gol tersubur kelima di sejarah divisi utama Spanyol. Di Stefano mengemas 216 gol dari 282 laga Serie A yang ia lakoni. Di El Classico, Di Stefano tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua setelah Lionel Messi dengan 18 gol.
Penyandang gelar Golden Player dari Federasi Sepak Bola Spanyol ini berada di urutan keempat daftar FIFA 100 di belakang Pele, Maradona, dan Johan Cruyff. Selain itu, masih banyak prestasi dari pemain yang dikenal memiliki stamina, kematangan taktik dan visi tajam ini.
Sepanjang kariernya, Di Stefano membela tiga timnas yang berbeda. Enam kali dirinya membela timnas Argentina, empat kali bersama timnas Kolombia, dan 31 kali bersama timnas Spanyol. Di Stefano bisa bermain bersama La Furia Roja setelah memperoleh kewarganegaraan Spanyol pada tahun 1956. Sayang, dirinya tak pernah sekalipun ikut Piala Dunia bersama ketiga negara tersebut.
Lelaki yang menekuni karier kepelatihan usai pensiun ini juga pernah jadi korban penculikan. Dirinya diculik pasukan revolusi Venezuela (FALN) saat bermalam di Hotel Potomac, Caracas. Ketika itu, bersama Real Madrid, dirinya sedang menjalani tur di Amerika Selatan. Dua hari setelah diculik, Di Stefano dibebaskan dan bisa melakoni laga eksibisi melawan Sao Paulo FC. Kisah penculikan ini diangkat ke sebuah film layar lebar berjudul Real, The Movie yang dirilis 25 Agustus 2005 silam.
Di Stefano meninggal dunia pada tanggal 7 Juli 2014. Pemakamannya digelar secara megah di Stadion Santiago Bernabeu. Sesaat sebelum tutup usia, Stefano, ayah enam anak ini menjalin hubungan asmara dengan Gina Gonzales, perempuan asal Costa Rica yang berselisih 50 tahun lebih muda darinya.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Timnas Indonesia Bisa Untung, Vietnam Punya Beban Berat di Piala AFF 2026
-
Mikel Arteta Tegur Viktor Gyokeres Usai Arsenal Ditahan Imbang Nottingham Forest
-
Rumor Pulang Kampung Berakhir, Pratama Arhan Dipastikan Bertahan di Bangkok United
-
Jadwal Main Timnas Indonesia Selama Fase Grup Piala AFF 2026, Kamboja Jadi Lawan Perdana
-
Kevin Diks Dikabarkan Cedera usai Duel Keras di Laga Kontra Hamburg
-
Piala AFF 2026 Bakal Punya Sensasi Piala Dunia di Sektor Ini
-
Persija Jakarta Resmi Akhiri Kontrak Gustavo Franca
-
Beckham Putra Dihubungi John Herdman, Ungkap Isi Pesannya
-
Tidak Kapok, Legenda futsal Falcao Ingin Segera Kembali Main ke Indonesia
-
Gol Niclas Fullkrug Antar AC Milan Sikat Lecce dan Naik ke Posisi Dua Klasemen Sementara