Suara.com - Hari ini, 42 tahun yang lalu Claudio Reyna lahir di Livingston, New Jersey, Amerika Serikat. Claudio Reyna merupakan mantan pesepakbola yang memperkuat Timnas Amerika Serikat dalam tiga gelaran Piala Dunia.
Salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Amerika Serikat, demikian Reyna dikenal. Reyna menempati urutan ketujuh dalam daftar pemain yang melakoni laga terbanyak bersama The Yanks dengan torehan 112 laga dan 8 gol.
Reyna sejatinya sudah masuk Team USA sejak gelaran Piala Dunia 1994. Namun, cedera memaksanya tidak bermain. Ia baru kembali beraksi pada Piala Dunia 1994, Piala Dunia 2002, dan Piala Dunia 2006.
Catatan manis ia buat pada Piala Dunia 2002. Reyna menjadi pemain kunci yang memberikan kontribusi luar biasa untuk mengantarkan The Yanks menembus perempat final. Ia jadi orang Amerika Serikat ketiga dalam sejarah yang masuk Tim All Star Piala Dunia.
Reyna punya darah Argentina yang kental. Sang ayah, Miguel, adalah imigran asal Negeri Tango yang menikahi perempuan Amerika keturunan Portugal, Maria Silva.
Jebolan akademi muda Virginia Cavaliers, Reyna memulai karier seniornya bersama klub Bundesliga Jerman, Bayer Leverkusen. Lima tahun di Jerman, Reyna hijrah ke Inggris. Ia memperkuat klub Skotlandia, Rangers, selama dua tahun, lalu pindah ke Sunderland.
Dua musim di Sunderland, Reyna pindah ke Manchester City. Di daratan Inggris, Reyna dikenal dengan julukan si Kapten Amerika, karena jabatannya di timnas AS.
Empat tahun berseragam The Citizens, tepatnya pada tahun 2008, Reyna memutuskan pulang ke Amerika Serikat dan bermain di Major League Soccer (MLS) bersama New York Red Bulls. Alasannya, Reyna ingin lebih dekat dengan keluarganya.
Terhitung sejak 22 Mei 2013, Reyna kembali ke lapangan hijau, namun bukan sebagai pemain. Ia menjadi direktur olah raga di New York City FC, klub raksasa di MLS.
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong
-
Momen Emosional Lionel Scaloni Jelang Laga Perdana Argentina di Piala Dunia 2026
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Satu Kata Penuh Makna Kuat Disuarakan Lionel Messi Jelang Argentina vs Aljazair