Suara.com - Hari ini, 46 tahun yang lalu, Antonio Conte lahir di Lecce, Italia. Antonio Conte adalah eks jagoan lapangan hijau yang kini menjabat sebagai manajer Tim Nasional Italia.
Menyusul hengkangnya Cesare Prandelli dari kursi pelatih Gli Azzurri pasca Piala Dunia 2014, Conte didapuk jadi manajer pada 14 Agustus 2014. Belum genap setahun menangani Azzurri, Conte sudah menuai kontroversi.
Ia dikritik lantaran merekrut dua pemain yang bukan kelahiran Italia, yakni Eder yang kelahiran Brasil dan Franco Vazquez yang lahir di Argentina. Keduanya memegang kewarganegaraan Italia hanya karena memiliki kerabat di negeri spaghetti tersebut.
Kritikus menyebut, seharusnya pemain kelahiran Italia diberi kesempatan seluas-luasnya untuk membela timnas. Namun, Conte tetap pada pendiriannya dan kini tengah mempersiapkan Gli Azzurri untuk berlaga di UEFA Euro 2016.
Sebelum dipercaya menangani Italia, Conte tiga musim melatih Juventus. Bersama Si Nyonya Tua, Conte tiga kali merebut Scudetto Serie A berturut-turut.
Conte dikenal sebagai pelatih yang identik dengan formasi 3-5-2. Namun, tak jarang pula ia bereksperimen dengan formasi lebih bertahan seperti 5-3-2, atau formasi 4-2-3-1 dengan satu striker di depan.
Popularitas Conte sebagai pelatih bertangan dingin amat menonjol semasa masih mengasuh Juve. Conte dikenal pelatih bermental juara dan pandai membina ikatan dengan pemainnya.
Manajer yang mengawali kariernya sebagai pemain ini adalah mantan gelandang Juventus. Tiga belas tahun lamanya berseragam Bianconeri, Conte mencicipi lima gelar Scudetto Serie A, satu trofi Liga Champions dan segudang gelar lainnya.
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak