Suara.com - Hari ini, 63 tahun yang lalu, Osvaldo Ardiles lahir di Bell Ville, Argentina. Osvaldo Ardiles adalah mantan jawara lapangan hijau Argentina yang kini menekuni dunia kepelatihan sekaligus membangun bisnis sekolah sepak bola.
Gelandang yang memiliki perpaduan teknik dan talenta hebat, itulah Ardiles kala masih merumput di lapangan hijau. Ardiles, yang akrab disapa Ossie Ardiles ini amat terkenal di Inggris. Ia adalah salah satu gelandang legendaris Tottenham Hotspur di era akhir 70-an.
Gelandang yang rela meninggalkan bangku kuliah bidang hukum demi mencari nafkah dengan mengolah si kulit bundar ini meroket namanya di kancah internasional setelah sukses membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1978. Tampil menawab bersama Tim Tango, Ossie diboyong ke Inggris oleh The Lilywhites.
Perang di Kepulauan Falklands yang melibatkan Inggris dan Argentina membuat kariernya di Inggris terseok-seok. Iapun rela dipinjamkan ke Paris Saint Germain. Hanya setahun, Ossie pulang ke White Hart Lane dan jadi caretaker manajer Spurs pada tahun 1987.
Semusim kemudian, Ossie hengkang dari Spurs dan pindah dari satu klub ke klub lain seperti Blackburn Rovers, Queens Park Rangers, Swindon Town, dan klub Amerika Fort Lauderdale Strikers.
Gantung sepatu, Ossie melakoni debutnya sebagai manajer di Swindon Town. Ia pun pernah menangani sejumlah klub Liga Premier seperti Newcastle United, Tottenham Hostspur, dan West Bromwich Albion. Saat menangani Tottenham di tahun 90-an, Ossie menggunakan formasi yang cukup kontroversial, yakni lima penyerang, sebuah formasi yang tidak pernah dipakai di sepak bola Inggris sejak era 50-an.
Tak sukses di Inggris, lelaki yang masuk Tottenham Hotspur Hall of Fame ini menjelajah beberapa klub di sejumlah negara seperti Jepang, Israel, Argentina, dan terakhir di Malaysia, bersama Kelantan FA. Kini Ossie mengelola sebuah sekolah sepak bola di Inggris yang ia beri nama Ossie Ardiles Soccer School.
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak