Suara.com - Persibangga Purbalingga yang belum pernah memperoleh poin akhirnya mampu menahan imbang melawan PSIR Rembang dengan skor 2-2 pada pertandingan lanjutan Grup C Piala Kemerdekaan 2015 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin (24/8/2015).
Persibangga melawan PSIR meski sudah tidak mempengaruhi hasil, tetapi kedua kesebelasan bermain penuh semangat untuk bisa membawa kemenangan pada pertandingan yang terakhir kalinya di Kota Solo.
Persibangga pada pertandingan sebelumnya dibantai Persis Solo dengan skor 5-1, tetapi Ibrahim Ibnu Anas dan kawan-kawan tetap konsisten untuk bisa mengalahkan PSIR.
Persibangga mendapat peluang menit empat melalui tendangan keras dari Ibrahim Ibnu, beberapa meter dari luar kotak pinalti tetapi sayang bolanya membentur gawang dan mantul keluar sehingga tidak menghasilkan gol.
Persibangga yang melakukan kerja sama dari kaki ke kaki akhirnya membuahkan hasil menit 13 melalui Ibrahim Ibnu yang lolos sendirian dan mengecoh kiper PSIR, Nanda Pradana, sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Namun, PSIR kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 30 melalui sundulan kepala, Aris Fandi yang bolanya mengarah ke pojok gawang Persibangga dan masuk.
Persibangga pada menit 44 menggantikan kiper utamanya Suchaimin karena cedera dan memasuki Muaziz Safii untuk menjaga gawang. Namun satu menit kemudian kiper Persibangga harus keluar lapangan karena terkena kartu merah oleh wasit Suriyadi asal Jawa Barat.
PSIR yang mendapat peluang dari tendangan pinalti yang dilakukan oleh Arif Kurniawan injury time babak pertama gagal diselesaikan dengan baik. Karena, Kiper Persibangga di kartu merah digantikan pemain strikernya, Ibrahim Ibnu berhasil menangkap tendangan pinalti, Arif Kurniawan, sehinggu kedudukan masih imbang 1-1, hingga babak pertama usai.
Persibangga pada babak kedua yang hanya bermain 10 pemain dengan kiper yang dijaga seorang pemain striker tersebut masih mampu mengimbangi permainan PSIR.
Bahkan, Persibangga justru unggul di menit 51 melalui serangan balik kerja sama Kosim dengan Asep Rudianto. Gol Persibangga ini, berawal umpan bola tarik dari Asep ke depan gawang PSIR, Kosim yang berdiri bebas langsung mendorong bola masuk gawang, sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Persibangga yang sudah unggul 2-1 tersebut kemudian mengubah strategi dengan memperkuat pertahanan dan sekali-sekali melakukan serangan balik. Sebaliknya, PSIR terus melakukan tekanan hingga mengepung pertahanan Persibangga.
Namun, PSIR serangannya belum membuahkan hasil berkat solidnya pemain barisan pertahanan dan perjuangan kiper Ibrahim yang sering menyelamatkan gawangnya. Bahkan, tendangan pemain Arif Fatchul dan Eriyanto pada menit 58 dan 61 membentur gawang Persibangga hingga belum menyamakan kedudukan.
Namun, PSIR akhirnya mampu menyamakan kedudukan menit 84 melalui tendangan bebas dari sekitar satu meter dari luar kotak pinalti yang dilakukan oleh Sugeng Wahyudi, mengarah ke sudut gawang Persibangga, sehingga kedudukan menjadi 2-2.
Persibangga akhirnya mampu menahan PSIR dengan skor 2-2 setelah wasit yang memimpin pertandingan Suriyadi meniup peluit panjang tanda babak kedua selesai. Wasit pada pertandingan itu, juga mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Nurhidayat, Muhammad Fatchul Icha (PSIR), dan Nanto (Persibangga), serta satu kartu merah kiper Muaziz Safii.
Pelatih Persibangga Siswanto puas dengan permainan timnya, karena mereka bisa bermain lepas dengan hanya 10 pemain mampu mengimbangi permainan lawan.
"Saya puas permainan anak-anak. Saya baru beberapa hari bertemu pemain, tetapi mereka mau bermain maksimal," katanya.
Menurut dia, timnya dari lima kali pertandingan di Grup C baru meraih satu poin, dan lainnya mengalami kekalahan. (Antara)
Berita Terkait
-
Nova Arianto Komentari Aksi Timnas U-17 di Piala Kemerdekaan, Sudah Puas?
-
Apresiasi Erick Thohir untuk Sumatera Utara Usai Sukses Gelar Piala Kemerdekaan 2025
-
3 Hal yang Harus Ditingkatkan Timnas U-17 usai Jadi Runner-up di Piala Kemerdekaan 2025
-
Nova Arianto Tak Kaget Timnas Indonesia U-17 Kalah Lawan Mali
-
Dominasi Turnamen, Mali Memang Layak Juarai Piala Kemerdekaan 2025
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Welcome Back Elkan Baggott! Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Hasil FIFA Series 2026: Bulgaria Mengamuk, Hajar Kepulauan Solomon Dua Digit Gol!
-
Ezra Walian Dicoret, Siapa Algojo Bola Mati Timnas Indonesia di FIFA Series 2026?
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Naik Level di FIFA Series 2026
-
Pernahkah Timnas Indonesia dan Saint Kitts and Nevis Berhadapan?
-
4 Pemain Andalan Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Kunci Kemenangan atas Saint Kitts and Nevis
-
Siapa Pengganti Dean James di Laga Timnas Indonesia vs Kitts and Nevis?
-
Elkan Baggott Bikin Timnas Indonesia Tambah Opsi Senjata Mematikan, Apa Itu?
-
Persib Bandung Bakal Kecipratan Dana Miliaran Jika Timnas Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
1.300 Personel Gabungan Amankan FIFA Series 2026 di GBK