Suara.com - Sriwijaya FC Palembang sukses mengamankan poin sempurna setelah mengalahkan PSGC Ciamis dengan skor 1-0 pada laga pembuka babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015 yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (1/9/2015) petang.
Bertanding menghadapi tim asal Divisi Utama, Sriwijaya sempat kesulitan di menit-menit awal. Tim asuhan Benny Dollo itu dibuat ketar-ketir menghadapi serangan para pemain PSGC, namun kuatnya pertahanan tim berkostum kuning-kuning itu belum berhasil ditembus, bahkan PSGC justru kecolongan lebih dulu.
Pada menit ke-23, Syakir Suleiman mencetak gol bagi Sriwijaya FC melalui tandukan, setelah mendapat umpan manis dari Titus Bonai. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Sriwijaya dan bertahan hingga turun minum pada 45 menit babak pertama.
Memasuki babak kedua, jual beli serangan kembali terjadi. Pada menit ke-61, PSGC mendapat peluang emas untuk membobol gawang Sriwijaya FC yang dikawal Dian Agus Prasetyo. Peluang emas itu diaawali dari umpan lambung Bima Ragil ke depan gawang Sriwijaya, namun Dimas Galih yang menerima bola gagal menyelesaikan peluang tersebut, karena tandukannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang Laskar Wong Kito.
Pada menit ke-63, giliran Sriwijaya menekan melalui tendangan bebas yang dieksekusi Asri Akbar. Namun, pagar hidup PSGC yang berdiri kokoh sukses menghalau tembakan itu. Bola mentah yang memantul ke arah Yu Hyun Ho langsung disapu. Sayang, tendangan keras pemain nomor 8 itu tidak tepat sasaran, sehingga belum mengubah kedudukan 1-0.
Hingga wasit Najamuddin Aspiran meniup peluit panjangnya tanda 45 menit babak kedua berakhir, skor tetap bertahan 1-0 bertahan untuk kemenangan Sriwijaya. Hasil ini membuat Sriwijaya sukses mengamankan tiga poin pertandingan perdananya.
Usai pertandingan pelatih PSGC Ciamis, Geri Rafni mengakui tim asuhannya kalah pengalaman jika dibandingkan Sriwijaya FC Palembang. "Kami telah berjuang sekuat tenaga, tapi hasilnya masih belum menggembirakan. Kalau melihat Sriwijaya FC, tim itu dihuni para pemain berpengalaman dan memiliki jam terbang tinggi, sedangkan kami hanya mengandalkan semangat juang," ujarnya.
Sementara itu pada laga kedua babak penyisihan grup B yang digelar di Stadion Kanjuruhan itu mempertemukan tim tuan rumah Arema yang menjamu Persela Lamongan. (Antara)
Berita Terkait
-
Makin Sengit! JDT hingga Lion City Sailors Dikabarkan Ikut Piala Presiden 2026
-
Piala Presiden 2026 Makin Meriah, DPMM FC Brunei Pastikan Ambil Bagian
-
Drawing Piala Presiden 2026 Rampung: 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik