Suara.com - Barcelona terancam kehilangan poin di laga keduanya di fase grup Liga Champions. Menjamu Bayer Leverkusen di Camp Nou, Barcelona untuk sementara harus mengakui keunggulan tim tamu.
Gol tunggal Leverkusen di babak pertama dicetak oleh Kyriakos Papadopoulos di menit 22.
Jalannya Pertandingan
Permainan tempo cepat tersaji di Camp Nou sejak peluit kick-off dibunyikan. Leverkusen mendapat peluang lebih dulu di awal laga.
Menekan dari sisi kiri lapangan, Bellarabi melepaskan umpan matang ke jantung pertahanan Barcelona yang langsung disambut Javier 'Chicharito' Hernandez. Sayang bola yang mengarah ke dekat tiang gawang berhasil dibuang oleh Ter Stegen.
Barcelona langsung bereaksi. Kerjasama Neymar, Suarez dan Rakitic berhasil mengancam gawang Leverkusen yang dikawal Leno. Akan tetapi hanya menghasilkan tendangan sudut.
Di menit ke-6, kerjasama satu dua Neymar dan Suarez melahirkan peluang bagi Rakitic untuk mengubah papan skor. Namun tandukkan keras yang dilepaskan Rakitic jatuh tepat dipelukan Leno.
Terus menebar Ancaman, Barca justru kecolongan di menit 22. Menyambut sepak pojok Hakan Calhanoglu, Kyriakos Papadopoulos sukses membawa tim tamu unggul lebih dulu. Barcelona tertinggal 0-1.
14 menit berselang, Leverkusen nyaris menggandakan keunggulan. Sukses mengecoh Gerrard Pique, Bellarabi melepaskan tendangan dari jarak yang cukup dekat. Beruntung bagi Barcelona, peluang tim tamu tersebut berhasil dikandaskan Ter Stegen.
Di menit 38, Barcelona nyaris menyeimbangkan kedudukan jika saja sepakan kaki kiri Neymar tidak dimentahkan tiang gawang. Skor 0-1 untuk Leverkusen bertahan hingga turun minum.
Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Dani Alves, Pique, Mascherano, Mathieu; Rakitic, Busquets, Iniesta; Sandro, Suarez, Neymar.
Cadangan: Masip, Douglas, Bartra, Jordi Alba, Sergi Roberto, Gumbau, Munir.
Bayer Leverkusen (4-2-3-1): Leno; Donati, Tah, Papadopoulos, Wendell; Bender, Kramer; Kampl, Calhanoglu, Bellarabi; Chicharito.
Cadangan: Kresic, Andre Ramalho, Hilbert, Boenisch, Brandt, Kiessling, Mehmedi.
Berita Terkait
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Barcelona Batal Permanenkan Marcus Rashford
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti