Suara.com - Mantan pemain Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, Bambang Pamungkas, ingin sepak bola dapat kembali kepada masyarakat setelah sekian lama berada dalam kondisi tanpa kepastian masa depan. Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Bepe di sela sela digelarnya turnamen sepak bola rusun.
"Sepak bola tidak lagi menjadi hiburan yang dapat dinikmati masyarakat setelah sekarat selama lebih dari enam bulan," kata pria yang akrab disapa Bepe tersebut dalam konferensi pers Jakarta Football Festival Rusun Cup (JFFRC) di Jakarta, Jumat (2/1/2015).
Kondisi pesepakbolaan yang semacam itu dapat berpengaruh pada mundurnya pembinaan talenta-talenta muda yang menurutnya tidak kalah hebat dari talenta asing. "Hanya saja kita tidak punya formula yang tepat untuk memperoleh bakat pemain hebat untuk masa depan," kata Bepe.
Penyerang berusia 35 tahun tersebut berharap dapat muncul inisiatif dari pihak tertentu untuk dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak muda untuk berkembang di sepak bola.
Dia mengatakan penyelenggaraan Rusun Cup 2015 dapat menjadi semacam oase di tengah karut marut pesepakbolaan Tanah Air.
"Ini merupakan sebuah alternatif kegiatan positif yang menyehatkan dan mampu membentuk karakter menjadi lebih baik," kata pemain Persija tersebut.
JFFRC merupakan kegiatan turnamen sepak bola yang didukung oleh Dinas Perumahan DKI Jakarta bekerja sama dengan Perkumpulan Sepak Bola Uni Papua yang akan diselenggarakan pada 24 Oktober-8 November 2015.
Turnamen tersebut melibatkan 18 dan 22 rusun yang dibina oleh Dinas Perumahan DKI yang memiliki populasi sebanyak 56 ribu jiwa yang berasal dari 14 ribu kepala keluarga.
Sebelum pelaksanaan turnamen, panitia terlebih dahulu menggelar pelatihan dan pembinaan teknis kepada peserta melalui para pelatih.
Selain memberi latihan fisik, festival ini juga membekali para pesertanya dengan pengembangan karakter. (Antara)
Berita Terkait
-
Peluang Juara Menipis, Persija Tak Menyerah: Ini Kata Bambang Pamungkas
-
Bepe Tegaskan Rekrutan Baru Persija Jakarta Bukan untuk Singkirkan Pemain Lama
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Hitung-hitungan Persija Jakarta Juara Super League, Bepe Tegaskan Masih Ada Peluang
-
Persija Mulai Rancang Skuad Musim Depan, Bepe Bocorkan Nasib Para Pemain
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan