Suara.com - Brendan Rodgers mengakui bahwa dirinya sangat kecewa setelah dirinya dipecat oleh pihak klub Liverpool. Namun Rodgers pun punya keyakinan bahwa skuat The Reds saat ini akan bertumbuh dab berkembang di masa mendatang.
Rodgers kehilangan jabatannya sebagai manajer setelah tiga tahun bersama Liverpool di Anfield. Pelatih berusia 42 tahun itu gagal mempersembahkan satu pun gelar bagi The Reds sejak ditunjuk menjadi manajer di Anfield pada Juni 2012.
Prestasi terbaik pelatih asal Irlandia Utara ini adalah menjadi runner up Premier League 2013/2014 setelah hanya terpaut satu poin. Sedangkan di musim ini Rodgers hanya mampu meraih kemenangan empat kali sehingga posisi The Reds terpuruk di posisi ke-10 klasemen Premier League.
Pertandingan derby Merseyside yang berakhir imbang 1-1 dengan Everton menjadi laga terakhir bagi Rodgers. Setelah hanya beberapa jam usai pertandingan di Goodison Park, Minggu (4/10/2015) malam WIB, pihak klub Liverpool mengumumkan telah memecat Rodgers.
"Tentu saja, saya sangat kecewa harus meninggalkan klub sepak bola Liverpool. Ini adalah keduanya suatu kehormatan dan hak istimewa untuk mengelola salah satu klub besar untuk tiga tahun terakhir ini," ungkap Rodgers dalam pernyataan di situs Asosiasi Manajer Inggris (LMA).
"Saya telah bekerja setiap hari dengan mengerahkan yang terbaik dari kemampuan saya, untuk mengembangkan keduanya yaitu individu pemain dan tim agar bisa membuat para fans yang besar ini merasa bangga," ujarnya.
"Ada beberapa momen sangat indah selama saya melatih Liverpool dan saya ingin berterima kasih kepada seluruh pemain atas kerja keras serta komitmen mereka. Skuat yang ada saat ini sedang dalam masa transisi, tapi mereka punya talenta luar biasa dan memperlihatkan kebersamaan yang kuat."
"Saya merasa yakin mereka akan terus berkembang serta menjadi lebih baik di setiap pekannya, serta saya mendoakan yang terbaik untuk tim serta penerus saya di sisa musim ini," kata pelatih asal Irlandia Utara ini.
"Liverpool adalah warisan luar biasa dalam sepakbola dan saya sangat menghormati serta mengagumi sejarah mereka, tradisi, serta nilai-nilai yang membuat klub serta kota ini begitu luar biasa," ungkapnya.
"Selain kepada para pemain, saya juga berterima kasih kepada semua yang ada di klub ini: Fenway Sports Group, direksi Liverpool, khususnya Ian Ayre, staf kepelatihan, staf di dalam klub, relawan, staf akademi, dan para pemain mudanya serta tentunya fans Liverpool yang luar biasa dengan dukungan yang tiada hentinya, semangat, dan dedikasi yang membuat masa-masa saya di klub ini begitu spesial."
"Akhirnya, saya ingin berterima kasih khusus saya kepada John W. Henry, Tom Werner, dan Mike Gordon. Mereka memberi saya kesempatan berharga ini dan meski kami tidak bekerja sama lagi, saya yakin pertemanan serta hubungan kami akan berlanjut di masa depan," tukas Rodgers. (Sky Sport)
BERITA MENARIK LAINNYA:
David Beckham "Kembali" ke Old Trafford
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan
-
Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas
-
BI Salurkan Insentif KLM Rp446,5 Triliun per Agustus 2026,, Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen
-
Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum
-
Jateng Uji Model Baru Pengentasan Kemiskinan, Pemuda Jadi Ujung Tombak
-
Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika
-
Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan