Bola / bola-dunia
Syaiful Rachman
Pemain AC Milan Keisuke Honda (6/10) [Reuters/Stefano Rellandini]

Suara.com - Hingga giornata ketujuh, AC Milan belum juga menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya sebagai salah satu klub papan atas Eropa. Menghadapi Napoli di ajang Serie A, Milan dicukur dengan empat gol tanpa balas.

Dengan kekalahan tersebut, Milan belum beranjak dari papan tengah klasemen sementara Serie A. Hanya mampu mengoleksi sembilan poin dari tujuh laga, Milan kini masih menempati posisi 11 klasemen.

Hasil tersebut tentu membuat pelatih Sinisa Mihajlovic geram. Seperti sebelumnya, atas kekalahan itupun Mihajlovic kembali menuding para pemainnya sebagai biang kekalahan Rossoneri.

Menanggapi sikap sang pelatih, Keisuke Honda tidak terima. Playmaker asal Jepang itu angkat bicara perihal sikap Mihajlovic yang gemar menyalahkan para pemainnya.

"Saya tidak mengerti. Tidak ada gunanya menyalahkan para pemain," tukas Honda.

"Jika kita tidak belajar dari kegagalan ini, artinya kita jauh dari wacana membangun kembali klub ini. Lihat saja hasilnya di beberapa musim terakhir. Saya pikir jelas jika klub ini tidak bisa bangkit kecuali mempunyai banyak uang untuk dihabiskan seperti PSG atau Manchester City," jelasnya.

"Saya sadar akan ditanggapi negatif atas kritikan ini. Tapi yang saya katakan penting untuk masa depan klub ini. Masalah yang dialami Milan jelas, yaitu sama saja," tandas pemain asal negeri Sakura. (Soccerway)

terkini