Suara.com - Hingga giornata ketujuh, AC Milan belum juga menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya sebagai salah satu klub papan atas Eropa. Menghadapi Napoli di ajang Serie A, Milan dicukur dengan empat gol tanpa balas.
Dengan kekalahan tersebut, Milan belum beranjak dari papan tengah klasemen sementara Serie A. Hanya mampu mengoleksi sembilan poin dari tujuh laga, Milan kini masih menempati posisi 11 klasemen.
Hasil tersebut tentu membuat pelatih Sinisa Mihajlovic geram. Seperti sebelumnya, atas kekalahan itupun Mihajlovic kembali menuding para pemainnya sebagai biang kekalahan Rossoneri.
Menanggapi sikap sang pelatih, Keisuke Honda tidak terima. Playmaker asal Jepang itu angkat bicara perihal sikap Mihajlovic yang gemar menyalahkan para pemainnya.
"Saya tidak mengerti. Tidak ada gunanya menyalahkan para pemain," tukas Honda.
"Jika kita tidak belajar dari kegagalan ini, artinya kita jauh dari wacana membangun kembali klub ini. Lihat saja hasilnya di beberapa musim terakhir. Saya pikir jelas jika klub ini tidak bisa bangkit kecuali mempunyai banyak uang untuk dihabiskan seperti PSG atau Manchester City," jelasnya.
"Saya sadar akan ditanggapi negatif atas kritikan ini. Tapi yang saya katakan penting untuk masa depan klub ini. Masalah yang dialami Milan jelas, yaitu sama saja," tandas pemain asal negeri Sakura. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Tak Ikut Sesi Latihan, Christian Pulisic Berpotensi Absen Saat Amerika Serikat Lawan Australia
-
Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis