Suara.com - Pemain tim sepak bola Sriwijaya FC Patrich Wanggai berharap kompetisi sepak bola di Indonesia dapat kembali digelar secara reguler usai turnamen Piala Presiden 2015.
"Saya berharap kompetisi jelas, biar kami tidak terlalu banyak istirahat," ujar Wanggai ketika ditemui usai menjalani latihan uji coba lapangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/10/2015).
Striker berusia 27 tahun itu berpendapat sepak bola Indonesia ke depan akan berkembang dan semakin bagus seandainya ada kompetisi yang diselenggarakan rutin.
Jelang pertandingan final Piala Presiden 2015 yang mempertemukan Sriwijaya FC dan Persib Bandung, Wanggai optimistis timnya dapat meraih kemenangan.
Pemain yang pernah membela Persidafon Dafonsoro dan Persipura Jayapura tersebut juga yakin timnya tidak akan tertekan suporter lawan yang kemungkinan akan lebih banyak dari segi kuantitas.
"Kami sudah biasa main tidak di kandang. Saya tetap berharap pada dukungan suporter, walaupun tidak sebanyak Persib," ucap Wanggai.
Pertandingan final Piala Presiden 2015 yang akan mempertemukan Persib Bandung melawan Sriwijaya FC akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada Minggu (18/10/2015). (Antara)
Berita Terkait
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya