Suara.com - FIFA telah mengumumkan 23 nama kandidat peraih Ballon d'Or 2015. Seperti tahun-tahun sebelumnya, nama Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi masuk sebagai kandidat terkuat penerima penghargaan itu.
Selama tujuh tahun terakhir, Ballon d'Or seolah hanya menjadi pertarungan bintang Barcelona Lionel Messi dan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo. Pada perhelatan Ballon d'Or 2014 lalu, Ronaldo yang menjadi pemenang.
Bintang Real Madrid itu mengalahkan rival terberatnya bintang barcelona Lionel Messi serta kiper timnas Jerman dan Bayern Munich, Manuel Neuer.
Sejak 2008 hinga 2014 belum ada pemain yang mampu merusak dominasi Messi dan Ronaldo.
Xavi Hernandez tiga kali berturut-turut menjadi kandidat Ballon d'Or (2009-2011). Namun dari tiga kali kesempatan, tiga kali pula dia harus mengakui keunggulan Messi, rekan se-timnya di Barcelona.
Nasib serupa juga dialami Andres Iniesta yang menjadi kandidat Ballon d'Or tahun 2010 dan 2012. Hasilnya tetap sama, Messi masih terlalu kuat untuk dikalahkan.
Sementara Fernando Torres (Liverpool) yang menjadi nominator Ballon d'Or 2008 harus mengakui keunggulan Ronaldo. Begitu pula dengan Franck Ribery yang menjadi finalis tahun 2013. Pemain sayap Bayern Munich ini juga menjadi 'korban' Ronaldo.
Berikut pemenang Ballon d'Or pada 2008-2014:
2008
Pertama, Cristiano Ronaldo (Portugal, Manchester United)
Kedua, Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
Ketiga, Fernando Torres (Spanyol, Liverpool)
2009
Pertama, Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
Kedua, Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
Ketiga, Xavi Hernandez (Spanyol, Barcelona)
2010
Pertama, Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
Kedua, Andres Iniesta (Spanyol, Barcelona)
Ketiga, Xavi Hernandez (Spanyol, Barcelona)
2011
Pertama, Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
Kedua, Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
Ketiga, Xavi Hernandez (Spanyol, Barcelona)
2012
Pertama, Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
Kedua, Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
Ketiga, Andres Iniesta (Spanyol, Barcelona)
2013
Pertama, Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
Kedua, Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
Ketiga, Franck Ribery (Jerman, Bayern Munich)
2014
Pertama, Cristiano Ronaldo (Portugal, Real Madrid)
Kedua, Lionel Messi (Argentina, Barcelona)
Ketiga, Manuel Neuer (Jerman, Bayern Munich)
Berita Terkait
-
Lionel Messi Dapat Kabar Buruk dari Keluarga di Tengah Piala Dunia 2026
-
Ayah Lionel Messi Meninggal di Tengah Piala Dunia 2026? Keluarga Buka Suara
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Keluarga Lionel Messi Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah, Minta Privasi Dihormati
-
Ronaldo Tak Lagi Jadi Tumpuan? 3 Masalah Utama Portugal yang Wajib Diperbaiki
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan
-
Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius
-
Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka