Suara.com - Tim Pusamania Borneo FC (PBFC) mengaku optimistis mampu mengalahkan PS TNI pada laga perdana Grup C turnamen Piala Jenderal Sudirman di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 18 November 2015.
Pelatih PBFC Iwan Setiawan di Makassar, Senin (16/11/2015), mengatakan pihaknya memiliki modal bagus setelah meraih tiga kemenangan pada laga uji coba selama menggelar pemusatan latihan di Makassar masing-masing menghadapi tim Khaka FC (2-1), PS AD (6-1) serta tim PPLP Sulsel dengan skor 5-0.
"Insha Allah kita bisa memenangkan pertandingan. Apalagi progres permainan tim juga semakin matang dan itu bisa dilihat dari hasil uji coba dengan kemenangan besar," katanya sebelum bertolak ke Sidoarjo hari ini.
Ia menjelaskan, tiga uji coba ini memang tidak menjadi garansi untuk mudah mengalahkan PS TNI pada laga nanti. Namun demikian, kata dia, hasil ini paling tidak sudah menunjukkan sejauah mana perkembangan timnya jelang tampil di turnamen Piala Jenderal Sudirman.
Tim pelatih juga berharap hasil positif dari tiga laga uji coba di Makassar akan membuat motivasi pemain semakin meningkat. Ini tentu penting mengingat laga perdana nanti tetap diprediksi berjalan ketat.
Terkait keberhasilan PS TNI memberikan kejutan saat mengalahkan tim tuan rumah Surabaya United dengan skor 2-1, (15/11) tentu menjadi peringatan dini untuk lebih waspada.
"Kami siap tampil di laga perdana PBFC di Piala Jenderal Sudirman. Para pemain khususnya pada tiga hari terakhir ini juga terlihat sudah beradaptasi dengan baik," katanya.
Selain itu, tim asal Kalimantan Timur itu juga telah menyiapkan algojo tendangan penalti sebagai antisipasi jika pertandingan berakhir imbang dan harus ditentukan lewat adu penalti.
"Aturan di Piala Jenderal Sudirman memang harus ada tim yang menang dalam setiap pertandingan. Kami tentu sudah punya persiapan menghadapi kemungkinan terjadinya babak adu penalti," katanya.
Pada pertandingan perdana Grup B di Stadion Kapten Dipta Gianyar, Bali, (14/11), dua pertandingan memang harus ditentukan melalui adu penalti yakni antara PSM Makassar dan Mitra Kukar serta tuan rumah Bali United Pusam menghadapi Persipura.
Kondisi ini tentunya menjadi perhatian bagi setiap klub termasuk PBFC untuk mempersiapkan para pemain yang dinilai punya naluri tajam saat berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang lawan.
Mantan Pelatih Persija Jakarta itu menjelaskan, pihaknya juga telah meminta pihak penyelenggara untuk menyediakan lapangan tertutup saat berada di Sidoarjo. Permintaan ini tentunya terkait program latihan tendangan penalti yang akan menjadi fokus tim Pesut Etam jelang tampil di laga perdana.
"Kami sengaja minta lapangan tertutup agar bisa lebih fokus untuk latihan tendangan penalti ataupun latihan tendangan bola-bola mati," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Indonesia Gagal ke Final Piala Sudirman 2025: PBSI Soroti Pelapis yang "Luar Biasa"
-
Jadwal Indonesia vs Denmark di Piala Sudirman 2025, Main Pagi Ini!
-
Sudirman Cup 2025: Jadwal Laga Hari Pertama Babak Group Stage
-
Daftar Pemain Indonesia vs Inggris di Piala Sudirman 2025 Hari Ini, Fajar/Rian Pembuka
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
-
Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi
-
Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang
-
Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
-
Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa