Suara.com - Caen harus kehilangan Alaeddine Yahia yang diusir keluar lapangan pada menit ke-31, namun mereka mampu menahan imbang tamunya tim promosi Angers dengan skor 0-0 untuk naik ke peringkat ketiga di Liga Prancis pada Minggu (22/11/2015).
Tim Normandia itu mengkoleksi 25 angka dari 14 pertandingan dan tertinggal sebanyak 13 angka dari sang pemuncak klasemen Paris St Germain, yang menang 2-1 atas Lorient pada Sabtu.
Bek Yahia mendapat kartu merah akibat tekel kerasnya terhadap Billy Ketkeophomphone.
Caen memberi ancaman pada menit ke-65 ketika umpan silang Dennis Appiah diteruskan sepakan lob Ludovic Butelle, namun bola masih membentur mistar gawang.
Angers, yang menghuni peringkat kelima dengan 23 angka, nyaris mencetak gol pada menit ke-74 ketika sepakan Thomas Mangani dari jarak 20 meter mengenai mistar gawang Remy Vercoutre.
Para penonton, ofisial, dan pemain melakukan mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai, dan lagu kebangsaan Prancis dimainkan untuk mengenang 130 orang yang meninggal dunia akibat serangan-serangan di Paris pada pekan lalu.
Lagu kebangsaan juga dimainkan, dan mendapat penghormatan meski sempat timbul kecemasan baha lagu itu akan dicemooh oleh kaum separatis Korsika, menjelang "derby" antara Bastia dan Gazelec Ajaccio yang berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi tim tamu.
Protokol yang sama juga dihormati di Geoffroy Guichard, di mana Olympique Marseille menjauhkan diri dari zona degradasi dengan kemenangan 2-0 atas tuan rumah St Etienne.
"Beristirahatlah dalam damai," bunyi salah satu spanduk. "Kita adalah Paris," bunyi spanduk lain yang dibentangkan para penggemar Marseille.
Mitchy Batshuayi membuka keunggulan melalui gol jarak dekat empat menit sebelum turun minum, dan ia kemudian menjadi pengumpan bagi Georges-Kevin Nkoudou untuk mengukir gol kedua saat babak kedua memasuki menit keenam.
Marseille kini menghuni peringkat ke-12 dengan 18 angka, unggul empat angka di atas zona degradasi, sedangkan St Etienne menduduki peringkat ketujuh dengan 22 angka.
Di tempat lain, Giovanni Sio gagal mengkonversi penalti pada fase akhir pertandingan ketika Stade Rennais bermain imbang 2-2 dengan tamunya Girondins de Bordeaux.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Prancis: RC Lens di Puncak, Klub Calvin Verdonk Tertahan di Posisi 5
-
Influencer Prancis Sanjung Setinggi Langit Calvin Verdonk, Sosok Ambisius dan Tenang
-
Didepak dari Real Madrid, Endrick Terngiang-ngiang Ucapan Carlo Ancelotti
-
Comeback Pahit Calvin Verdonk! Main 74 Menit, Lille Tumbang di Kandang
-
Klasemen Liga Prancis: Lille Klub Calvin Verdonk Masih Bertahan di Empat Besar
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Pep Guardiola Guardiola Beberkan Alasan Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt
-
Tambahan Amunisi Lini Depan, Semen Padang Resmi Pinjam Maicon Souza dari Borneo FC
-
Arema FC Ungkap Alasan Boyong Gustavo Franca
-
Tak Dibawa Barcelona ke Ceko, Marc-Andre ter Stegen Tes Medis di Girona
-
Resmi Gabung, Yabes Roni Ingin Bawa Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi
-
Juara Bertahan Tak Berdaya, PSG Dilumat Klub Portugal Sporting CP di Liga Champions
-
Real Madrid Ngamuk, AS Monaco Dibantai 6-1 di Liga Champions
-
Kejutan Liga Champions, Manchester City Kalah dari 1-3 Klub Norwegia Bodo/Glimt
-
Arsenal Bungkam Inter Milan 3-1, Lanjutkan Catatan Sempurna di Liga Champions
-
Cara Unik Phil Foden Lepas Tekanan di Manchester City: Mancing Mania, Mantab!