- Kota Sialkot di Pakistan memproduksi 70 persen bola dunia, termasuk bola resmi Piala Dunia sejak tahun 1982.
- Produsen lokal Forward Sports memproduksi bola Trionda berteknologi mutakhir untuk kebutuhan Piala Dunia 2026 dengan standar FIFA.
- Industri bola di Sialkot menghasilkan 40 juta unit setiap tahun melalui proses perakitan terampil dan teknologi termo canggih.
Suara.com - Di balik gemerlap Piala Dunia 2026, ada peran besar dari sebuah kota di Sialkot, Pakistan.
Kota ini memproduksi sekitar 70 persen bola sepak dunia, termasuk bola resmi untuk Piala Dunia yang digunakan sejak 1982.
Industri ini berawal lebih dari satu abad lalu, ketika warga lokal mulai memperbaiki bola sebagai hobi.
Kini, Sialkot berkembang menjadi pusat manufaktur global dengan produksi mencapai sekitar 40 juta bola setiap tahun.
Sebagian besar bola masih dibuat dengan teknik jahit tangan.
Para pekerja terampil membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menguasai keahlian ini dan rata-rata mampu menyelesaikan empat bola per hari.
Dikutip dari sejumlah sumber termasuk laporan dari The Guardian, para pekerja di kota ini mendapat bayaran USD 1–2 per hari, tergantung jumlah bola yang diselesaikan.
Menurut Forward Sports, produsen bola resmi Piala Dunia 2026 untuk Adidas, tahun ini menjadi produksi terbesar dalam sejarah mereka.
Bola edisi terbaru bernama Trionda dirancang dengan standar tinggi dan teknologi mutakhir.
Baca Juga: Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
Pembuatan bola Piala Dunia tidak bisa sembarangan.
Proses riset dan pengembangan memakan waktu hingga tiga hingga empat tahun, dengan berbagai pengujian ketat untuk memastikan kualitas sesuai standar FIFA.
“Skala produksinya benar-benar mencengangkan. Sekitar 300 ribu bola meninggalkan pabrik setiap hari,” ujar fotografer Stefan Bohrer seperti dikutip dari NY Post.
Ia menambahkan bahwa setiap bola memiliki perjalanan unik, dari lapangan jalanan hingga panggung Piala Dunia.
Teknologi termo sering digunakan agar bola tahan air dan memiliki bobot konsisten di berbagai kondisi cuaca.
Selain itu, setiap detail, mulai dari bentuk, warna, hingga jahitan, harus presisi sempurna sebelum digunakan di pertandingan resmi.
Meski hanya sebagian kecil yang menjadi bola pertandingan resmi, mayoritas produksi digunakan untuk latihan dan pasar global.
Permintaan melonjak signifikan saat Piala Dunia, termasuk dari berbagai merek dan perusahaan yang ingin mencetak logo mereka di bola.
Namun, industri ini juga menghadapi tantangan dari produsen lain, terutama dari China, yang mampu memproduksi bola dengan biaya lebih murah.
Berita Terkait
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Panas Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026! Massa Aksi Bertahan, Polisi Siap Pukul Mundur
-
Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Gilberto Mora, Wonderkid yang Siap Meledak di Laga Meksiko Vs Afrika Selatan