Suara.com - Direktur Klub PSM Makassar, Sumirlan menyatakan Badan Olahraga Nasional Indonesia (BOPI) telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk pelaksanaan turnamen jangka panjang yang digagas PT Liga Indonesia pada Maret 2016.
"Iya surat rekomendasi turnamen dari BOPI sudah keluar. Informasi itu kita dapatkan hari ini," kata Sumirlan di Makassar, Selasa (29/12/2015).
Dengan keluarnya rekomendasi tersebut, maka PT Liga sudah bisa lebih fokus dalam persiapan pelaksanaan turnamen. Keberadaan surat rekomendasi BOPI ini juga membuat pihak penyelenggara lebih mudah mendapatkan izin keramaian dari kepolisian sehingga turnamen bisa digelar.
Keluarnya surat rekomendasi ini juga merupakan bentuk keseriusan PT Liga Indonesia setelah sebelumnya sudah bersurat secara resmi pada organisasi yang diketuai oleh Noor Aman tersebut.
Sementara untuk PSM, keluarnya surat rekomendasi dari BOPI ini membuat pihaknya juga bisa lebih fokus dalam mempersiapkan komposisi terbaik.
"Rekomendasi ini membuat kita lebih fokus untuk segera membentuk tim terbaik. Kami dari pemilik klub juga telah dijadwalkan bertemu PT Liga untuk membahas lebih jauh terkait pelaksanaan turnamen pada 15 Januari 2016," ujarnya.
Ketua BOPI Noor Aman, sebelumnya memang telah memberikan restu untuk pelaksanaan turnamen jangka panjang yang digagas PT Liga Indonesia tersebut.
Dirinya memang telah mendukung turnamen yang digagas oleh PT Liga secara independen tersebut. Ia juga mengakui ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, untuk memenuhi profesionalisme klub dan turnamen.
"Beberapa persyaaratn yang harus dipenuhi itu seperti unsur legalitas klub, keuangan serta transparansi dan verifikasi," jelasnya.
Turnamen yang akan diikuti 18 klub tertinggi di Indonesia ini, akan digelar pada Maret hingga akhir tahun 2016. Turnamen ini juga sempat diragukan apalagi belum adanya konfirmasi izin BOPI. Namun kini sudah ada kejelasan, bisa dijalankan asalkan memenuhi syarat yang diajukan oleh badan independen tersebut.
Ia menjelaskan, pihak BOPI selalu mendukung turnamen ataupun kompetisi yang bergulir. Asalkan sesuai standar profesional yang ada.
"Dari dulu kami selalu berupaya agar ada kompetisi dijalankan. Kalau ada turnamen seperti ini, BOPI pasti memberikan restu," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
Terkini
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Arab Saudi Vs Uruguay: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tumbang di Laga Perdana, Moises Caicedo Ingin Timnas Ekuador Segera Bangkit
-
Pelatih Iran Jelang Lawan Selandia Baru: Kami Main untuk Rakyat, Bukan Politik!
-
Tampil Memukau Lawan Timnas Brasil, Liverpool Buru Tanda-tangan Ayyoub Bouaddi?