Suara.com - Pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo fokus mengenjot kemampuan fisik pemain dalam program latihan pemulihan kebugaran untuk persiapan mengikuti Piala Gubernur Kalimantan Timur yang direncanakan bergulir pada Februari 2016.
"Setelah dikumpulkan, beberapa pemain kondisinya masih baik, tapi beberapa lagi perlu ditingkatkan. Ini wajar saja karena ada yang terlalu lama istirahat setelah Piala Jenderal Sudirman," kata Bendol, sapaan akrabnya di Palembang, Kamis.
Untuk itu, dalam sepekan ini sejak latihan perdana pada Selasa (12/1) dilakukan di Palembang maka lebih difokuskan pada latihan peningkatan fisik seperti seperti latihan beban dan berenang.
Sementara untuk latihan taktik dan strategi, menurut Bendol, akan mulai diberikan pada pekan depan mengingat pertandingkan akan dimulai pada Februari.
"Inilah tantangannya, masa persiapan sedikit sekali, kurang dari tiga minggu. Jadi harus pandai meramu latihan," kata mantan pelatih Persija Jakarta ini.
Meski dihadapkan kesulitan tersebut, tapi Bendol cukup optimistis menatap turnamen terbuka ini mengingat komposisi pemain "Laskar Wong Kito" terbilang cukup menyakinkan.
Delapan pemain baru dapat menjadi darah segar karena beberapa di antaranya merupakan pemain bintang, Firman Utina, Supardi Nasir, M Ridwan, Ahmad Jufrianto, Alberto Goncalves, Thierry Gathuessy, Bayu Gatra, dan Erlangga Sucipto.
"Tapi harus diingat juga, adanya pemain bintang juga bukan suatu jaminan. Intinya jangan jumawa, tetap harus kerja keras," kata dia.
Sriwijaya FC memboyong empat pemain Persib Firman Utina, Supardi Nasir, M Ridwan, Ahmad Jufrianto yang sebelumnya juga sempat memperkuat klub untuk mencapai target juara pada turnamen terbuka 2016 atau setidaknya menyamai capaian di Piala Presiden dengan finis pada urutan kedua. (Antara)
Berita Terkait
-
8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan