Suara.com - Pelatih asal Bosnia Milomir Seslija resmi menggantikan Joko Susilo sebagai arsitek Arema Cronus Indonesia Malang dalam mengarungi sejumlah turnamen dan kompetisi tim berjuluk Singo Edan itu selama 2016.
General Manajer Arema Rudi Widodo dalam konferensi pers di Malang, Rabu mengaku jika Milomir dirasa tepat menggantikan Joko Susilo sebagai pelatih kepala dan Joko Susilo tetap mendampingi Milo sebagai asisten pelatih. "Pemilihan Milo diharapkan bisa memberikan prestasi gemilang bagi Arema," katanya.
Menurut Rudi, Milo dikontrak untuk mengarsiteki Arema selama satu tahun ke depan. "Selama satu tahun ke depan dan di tangan Milo ini mudah-mudahan prestasi Arema di kancah persepakbolaan nasional akan lebih baik dari sebelumnya," ujar Rudi.
Selain mengumumkan bergabungnya Milomir Seslija dengan Arema, manajemen juga mengumumkan jika saat ini kiper utama Arema Kurnia Meiga, sudah hengkang dan memutus kontrak dengan Singo Edan. Bahkan, beberapa hari lalu Meiga pamit pada manajemen dan pemain. Selanjutnya Meiga akan berlabuh ke Jepang, bermain di klub Gamba Osaka.
Menurut Rudi, hengkangnya Meiga tersebut sangat disayangkan, namun di sisi lain juga patut dibanggakan karena Meiga merupakan sosok vital di bawah mistar gawang Arema dan dianggap sudah sebagai keluarga sendiri. "Kami bangga bisa mengantar Meiga menjadi pemain Timnas dan kali ini bermain di luar negeri. Kami bangga padanya," ucap Rudi.
Ia mengemukakan manajemen sudah berusaha meminta Meiga untuk tetap tinggal di Kota Malang, terlebih ada arsitek anyar yang siap memberi perubahan. "Meiga itu pemain langka, 10 tahun lagi belum tentu ada pemain seperti dia," tuturnya.
Selain ada pemain yang hengkang, Arema juga kedatangan pemain baru, yakni Raphael Maitimo. "Salah satu alasan saya bergabung dengan Arema karena tetap ingin bermain di Indonesia dibandingkan di luar negeri. Bulan lalu ada tawaran dari Malayasia dan Thailand, tapi saya tetap memilih bermain di Indonesia dan Arema menjadi pilihan saya," kata Maitimo.
Ia mengakui pilihannya untuk tetap bertahan di Indonesia dan bergabung dengan klub di Tanah Air memiliki risiko karena kompetisi belum juga diketahui kapan akan bergulir menyusul sanksi pembekuan yang dijatuhakn FIFA terhadap sepak bola Indonesia.
Sementara itu, Milo gembira bisa bergabung kembali bersama Arema. Karena sebelumnya, Milo sempat memimpin Arema, meski hanya sebentar saat dualisme liga di Indonesia, yakni mengarsiteki Arema yang mengikuti Liga Primier Indonesia (LPI) pada 2011. "Arema itu tim bagus dan saya ingin beri yang terbaik bagi tim maupun suporter," kata Milo. (Antara)
Berita Terkait
-
Persiapan Matang, Persis Solo Targetkan Hasil Maksimal Lawan Bali United
-
Persis Solo Fokus Kembalikan Rasa Percaya Diri Jelang Hadapi Persik Kediri
-
Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Media Belanda Tiba-tiba Heboh Soal Jens Raven Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Finalissima 2026 Batal karena Perang AS - Israel dan Iran, Begini Respons Lionel Messi
-
Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes
-
Kemenangan Depan Mati Persija Sirna, Maxwell Souza Minta Maaf ke Jakmania
-
Ditahan Imbang Persib, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Fokus Pemain Borneo FC
-
3 Pemain Ternama yang Pernah Digembleng Asisten Baru Timnas Indonesia Simon Grayson
-
Datang dengan Perasaan Sedih, Jan Olde Riekerink Bangga Dewa United Tahan Persija di JIS
-
Kata-kata Kevin Diks usai Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jadi Kapten di Bundesliga