Suara.com - Penyerang pinjaman dari AC Milan Stephan El Shaarawy mencetak gol spektakuler pada debutnya untuk AS Roma saat tim ibukota itu menang 3-1 atas rival regionalnya Frosinone, untuk mengamankan kemenangan perdana bagi pelatih baru klub Luciano Spalletti.
El Shaarawy direkrut klub Liga Italia itu pada tengah pekan setelah klub Prancis AS Monaco memilih untuk tidak membeli sang penyerang secara permanen.
Namun kehilangan Monaco menjadi keuntungan Roma ketika pemain 23 tahun ini, yang berupaya untuk dapat kembali memperkuat timnas Italia pada Piala Eropa 2016 musim panas ini di Prancis, meneruskan operan Ervin Zukanovic untuk menaklukkan Nicola Leali pada menit ke-48.
Radja Nainggolan membawa Roma memimpin pada menit ke-18 ketika ia merangsek ke area pertahanan lawan, namun Daniel Ciofani mampu mengakhiri pergerakan bagus Frosinone dan menaklukkan kiper pinjaman dari Arsenal Wojciech Szczesny enam menit kemudian.
Upaya spektakuler El Shaarawy menghapus ketegangan timnya namun diperlukan gol Miralem Pjanic pada menit ke-84 bagi tuan rumah, yang melihat Francesco Totti masuk sebagai pemain pengganti setelah absen lama, untuk mulai bermain dengan kepala tegak.
Roma semestinya dapat menambah jumlah gol, melalui peluang yang dimiliki El Shaarawy dan Nainggolan pada fase akhir pertandingan, ketika tuan rumah mendulang kemenangan pertamanya dalam lima pertandingan.
Tim ibukota itu tetap menghuni peringkat kelima namun telah memangkas selisih dengan pemuncak klasemen Napoli, yang akan menjamu Empoli pada Minggu, menjadi sembilan angka. Kekalahan ke-14 Frosinone membuat mereka tetap menghuni peringkat kedua dari bawah, terpaut tujuh angka dari zona aman.
Lilitan cedera membuat Alessandro Florenzi, Vasilis Torosidis, Lucas Digne, dan Iago Falque harus absen, sehingga Spalletti memilih untuk menggunakan formasi 3-5-2 yang kurang familiar, yang masih kesulitan untuk dikuasai sepenuhnya oleh Roma.
Justru Frosinone, yang bermarkas 75 kilometer ke arah selatan dari Roma, memiliki peluang pertama ketika bola ditanduk Leonard Blancard, tetapi Zukanovic mampu menyundulnya untuk menggagalkan bola bersarang di gawangnya.
Roma memecah kebuntuan melalui cara yang bagus beberapa menit kemudian, ketika Nainggolan menjulurkan kakinya ketika ia terbaring di tanah untuk menaklukkan Leali dari jarak 11 meter.
Namun saat Frosinone menyamakan kedudukan, hal itu sangat layak mereka dapatkan.
Tekel dari Zukanovic kepada Ciofani membuat bola bergulir ke depan sang penyerang, yang mampu mengendalikannya dan melepaskan tembakan yang melewati sela-sela kaki Szczesny pada menit ke-24.
Roma menyia-nyiakan sejumlah peluang sebelum turun minum ketika Leali menepis sepakan Nainggolan dari jarak 25 meter, dan Mohamed Salah memilih untuk mengoper kepada El Shaarawy ketimbang melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti.
Pemain asal Bosnia Edin Dzeko dapat menguasai bola umpan silang El Shaarawy dengan dadanya, namun Leali dapat menggagalkan upayanya.
El Shaarawy merestorasi keunggulan Roma tiga menit setelah babak kedua dimulai, ketika ia memutar badannya untuk menguasai operan pendek Zukanovic dari sisi kiri untuk menaklukkan Leali dari jarak 11 meter.
Permohonan penalti tim tamu ditolak wasit ketika Dzeko menggunakan lengan atasnya untuk mendefleksi sepakan Paolo Sammarco dari tepi kotak penalti.
Beberapa menit kemudian, Dzeko digantikan Totti, pemain veteran Roma ini kembali bermain di kompetisi ini setelah lama menepi karena cedera.
Roma mulai bermain dengan lebih percaya diri, namun itu tidak terjadi sampai Pjanic mengemas gol penutup.
Pemain Bosnia ini menemukan ruang di sisi kanan, di mana ia mengejar bola panjang dari lapangan tengah untuk melaju tanpa hambatan sebelum menaklukkan Leali dengan sepakan mendatar ke tiang jauh dari luar kotak penalti. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-33: Napoli vs Lazio hingga AS Roma vs Atalanta
-
Inter Milan Mengamuk! Roma Dibantai 5-2, Chivu Puji Perubahan Mentalitas
-
Drama 7 Gol di Giuseppe Meazza! Lautaro Martinez Bawa Inter Milan Bantai AS Roma 5-2
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-31: Napoli vs AC Milan dan Inter vs AS Roma Jadi Sorotan
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay