Suara.com - Tiga gol dari Alex, Carlos Bacca, dan M'Baye Niang sudah lebih dari cukup bagi AC Milan untuk mempermalukan rival sekotanya Inter Milan dalam laga Serie A yang berlangsung Minggu (31/1/2016) waktu setempat.
Kemenangan bergengsi bagi Milan dan tentu saja memalukan bagi Inter dalam laga bertajuk "Derby della Madonnina" - salah satu derby paling masyur di dunia - tak lepas dari drama yang berlangsung di sepanjang laga.
Beberapa bagian dari drama yang paling berkesan di laga itu - selain tiga gol ke gawang Samir Handanovic - adalah diusirnya pelatih Inter, Roberto Mancini dan kegagalan kapten Mauro Icardi mengeksekusi penalti pada menit 70.
Tetapi selain gengsi, tak banyak manfaat yang diambil Milan dari laga itu. Mendulang tiga poin, Milan masih tertahan di urutan enam klasemen sementara dengan poin 36 dari 22 laga. Adapun Inter masih aman di urutan empat, dengan poin 41, terpaut sembilan angka dari Napoli yang menguasai klasemen.
Dalam laga itu tuan rumah, AC Milan, memang lebih agresif. Sejak awal laga anak-anak asuh Sinisa Mihajlovic itu sudah mengambil inisiatif serangan meski baru pada menit 35 Alex berhasil membobol gawang Handanovic, memanfaatkan umpan silang Keisuke Honda.
Unggul 1-0 di babak pertama, Milan kembali bermain menekan di babak kedua.
Adapun Inter, ketika itu malah dilanda sial. Di saat para pemain butuh arahan untuk mengejar ketertinggalan, pelatih Mancini justru di usir wasit. Ia dinilai wasit terlalu berlebihan saat mengajukan protes, meminta hadiah penalti atas pelanggaran Milan dalam kotak terlarang.
Tetapi setelahnya, Inter justru benar-benar diberi hadiah penalti oleh wasit. Sayang, peluang emas untuk menyamakan kedudukan itu justru disia-siakan oleh Icardi.
Bencana Inter tak berhenti di situ, tiga menit setelah kesalahan Icardi, Milan menambah keunggulan lewat aksi Bacca. Skor menjadi 2-0.
Inter benar-benar tak diberi waktu untuk menarik nafas dan bangkit setelah kegagalan Icardi, karena pada menit 77 bola kembali bersarang di dalam gawang Handanovic. Kali ini Niang yang mencatatkan namanya di papan skor.
Tertinggal tiga gol di sisa waktu hanya 10 menit, tak banyak yang bisa dilakukan Inter dan hingga laga berakhir skor itu tak berubah. (Goal.com)
Berita Terkait
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
Casemiro Tertarik Gabung AC Milan, Luka Modric Jadi Alasan
-
Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Inter, Gaji Jens Petter Hauge di Bawah Rata-rata Gaji Pemain Liga 1
-
Ada Sosok Pilot Pesawat Tempur di Balik Kengerian Bodo/Glimt di Liga Champions
-
Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Klaim Inter Milan Sudah Berikan Segalanya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan