Suara.com - Kasus hukum baru kembali seret nama bintang Barcelona, Neymar. Tak lama usai memberi kesaksian terkait masalah transfer dari Santos ke Barcelona di Pengadilan Tinggi Madrid, Spanyol, pada Selasa (2/2/2016), setelahnya giliran kejaksaan Brasil mengajukan kasus pajak atas Neymar.
Kejaksaan Brasil menuding adanya unsur penggelapan dan pemalsuan pajak oleh pihak Neymar saat direkrut Barcelona di tahun 2013. Mereka pun mengonfirmasi telah mengajukan kasus ini ke pengadilan federal Brasil.
Dalam keterangan tertulisnya kejaksaan Brasil menuding Neymar dan ayahnya, Neymar Sr. telah menghindari pajak dan memalsukan dokumen guna mengurangi pajak yang terutang ke badan perpajakan Brasil. Masalah ini juga menyeret nama Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, serta pendahulunya, Sandro Rosell.
Tuntutan ini berpusat pada perusahaan yang berafiliasi dengan keluarga Neymar yang diduga melakukan penipuan pajak dalam penggunaan hak citra sang pemain saat masih bersama Santos. Tuntutan ini juga mengusut masalah transfer ke Barcelona.
Kejaksaan Brasil menuding perusahaan itu telah dibayar untuk mengurangi jumlah pajak yang harus dibayarkan Neymar. "Perilaku Neymar, bersama beberapa orang lainnya, menyebabkan kerugian jutaan (real) yang harusnya masuk ke kas negara," ujar kejaksaan Brasil.
Neymar mendatangi kantor Pengadilan Tinggi Madrid dalam rangka kesaksian atas kasus terpisah mengenai tuduhan penipuan terhadap pihak dana investasi Brasil DIS yang memegang 40 persen hak olahraga atas sang pemain.
Dalam hal ini, DIS merasa dicurangi terkait nilai sesungguhnya atas transfer Neymar dari Santos ke Barcelona. Pihak DIS hanya kebagian 6,8 juta euro dari total 17,1 juta euro yang diterima pihak Santos atas penjualan Neymar.
Berdasarkan dokumen penjualan Neymar ke Barcelona yang tertulis sebelumnya, disebutkan sebesar 57,1 juta euro. 40 juta euro dari hasil penjualan itu masuk ke perusahaan N&N milik ayah Neymar. Sedangkan, Santos menerima 17,1 juta euro.
Namun, pihak DIS tak memercayai hal itu sepenuhnya. Sedangkan, otoritas yudisial Spanyol juga memperkirakan jumlah kesepakatan penjualan Neymar ke Barcelona tersebut bernilai setidaknya 83,3 juta euro. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali