Suara.com - Gelandang Juventus, Claudio Marchisio, sudah tak sabar lagi ingin menjalani laga big match melawan Napoli, akhir pekan ini. Laga ini tak ubahnya perebutan puncak klasemen bagi Juventus yang terpaut dua poin dari Napoli yang kokoh di puncak dengan 56 poin.
Juventus sedikit diuntungkan pada laga nanti, mengingat akan bermain di kandang sendiri; Juventus Stadium. Jika menang, maka klub berjuluk La Vecchia Signora itu akan menduduki puncak klasemen Liga Italia untuk yang pertama kali di musim ini.
Juventus belum terkalahkan di 14 laga beruntun Liga Italia. Sedangkan Napoli juga tidak kalah bagus performanya, dimana hanya kalah sekali dalam 12 laga terakhir Liga Italia dan sisanya 10 kali menang serta sekali seri. Tak pelak, ini jadi laga yang ketat bagi kedua tim.
"Kedua tim sama-sama sedang dalam performa luar biasa. Dan Napoli kini sedang berada di atas kami di klasemen," kata Marchisio kepada Sky.
"Kami kalah di pertemuan pertama musim ini di San Paolo. Jadi, tidak diragukan lagi laga ini sangat menentukan buat kami, salah satu laga dimana kami tidak boleh kalah," lanjut gelandang berusia 30 tahun ini. (Soccerway)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?