Suara.com - Ketua Komite Ad-Hoc PSSI Agum Gumelar mengatakan pihaknya serta Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki kesepakatan untuk menghentikan sanksi yang diberikan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) kepada Indonesia.
"Dalam waktu dekat, Kongres FIFA akan dilaksanakan. Kami (Komite Ad-Hoc PSSI dan Pemerintah) sama-sama mencegah jangan sampai terkena perpanjangan sanksi, itu sudah sama-sama kami sepakati," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/2/2016).
FIFA menjatuhkan empat sanksi kepada Indonesia pada 30 Mei 2015, dengan alasan adanya intervensi independensi dari pemerintah Indonesia dalam aktivitas sepak bola nasional, yang membekukan PSSI dan membentuk tim transisi.
Untuk mengatasi masalah itu, Agum juga menambahkan terdapat sebuah spirit bersama, antara pemerintah dengan komite bentukan FIFA ini, untuk melakukan reformasi dan tata kelola sepak bola Tanah Air, dalam jangka panjang.
Menurut Agum, hal ini disepakati ketika dia melaporkan kegiatan Komite Ad-Hoc PSSI, dalam rapat tertutup yang dilaksanakan di Kantor Kemenpora. "Intinya kami sudah mulai terbuka dan bersinergi untuk membenahi tata kelola sepak bola Indonesia," katanya.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan komunikasi yang dilakukan pihaknya dengan Komite Ad-Hoc PSSI itu akan dibahas pada tingkat pemerintah.
"Kami akan bicarakan perkembangan ini lebih lanjut di tingkat pemerintah, dan ini akan dilaporkan juga kepada Presiden Jokowi," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026