Suara.com - Manajemen PSM Makassar tidak memberikan izin untuk Muchlis Hadi Ning Syaifullah untuk bergabung dengan PS Polri menghadapi Piala Bhayangkara 2016 karena alasan tenaganya begitu dibutuhkan tim saat ini.
Media Officer PSM, Ramli Manong di Makassar, Minggu, mengatakan mantan bintang Timnas U-19 itu memang baru saja bergabung dalam latihan PSM setelah sebelumnya memperkuat beberapa tim di berbagai turnamen.
"Kita masih membutuhkan tenaganya. Apalagi Muchlis memang baru saja bergabung dalam latihan PSM yang sudah dilaksanakan sejak Januari 2016," ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya memang sudah menerima permintaan dari pihak PS Polri untuk bisa meminjam Muchlis Hadi Ning. Ini sebagai upaya untuk lebih meningkatkan kemampuan dan memperkuat komposisi tim di Piala Bhayangkara 2016.
Namun demikian, manajemen terpaksa tidak bisa memenuhi permintaan itu karena kondisi tim yang juga belum lengkap. Apalagi Muchlis memang dipersiapkan masuk dalam skuad utama tim Juu Eja menghadapi Indonesia Super Competititon (ISC) pada April 2016.
"Kita sudah jelaskan alasan tidak melepas Muchlis. Kami juga berharap dengan keberadaan Muchlis di PSM bisa membuat persiapan semakin maksimal," katanya.
Berbeda dengan Muchlis, manajemen justru sudah sepakat meminjamkan rekan Muchlis di Timnas U-19 yakni Maldini Pali ke PS Polri.
"Kami tidak keberatan melepas Maldini ke PS Polri. Apalagi ini juga menjadi bagian dalam pengembangan kualitas pemain yang bersangkutan. Kita persilahkan Maldini bergabung ke PS Polri," jelasnya.
Ia menjelaskan, pemain yang dikontrak jangka panjang oleh manajemen PSM itu memang diminta secara resmi oleh tim corps baju cokelat tersebut. Bahkan, surat peminjamannya sudah dikantongi oleh manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri yang menaungi tim Juku Eja.
Direktur Klub PSM Sumirlan, juga mengakui manajemen sudah mendapat surat dari PS Polri untuk peminjaman Maldini.
"Kita sudah bicarakan, yang jelas kami siap untuk meminjamkan pemain tersebut. Apalagi pemain yang bersangkutan memang butuh kompetisi untuk lebih meningkatkan kemampuannya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta
-
Susah Payah Kalahkan PSM, Mauricio Souza Was-was Rumput JIS Bisa Bikin Persija Ketiban Sial
-
VAR Mati, Thomas Trucha Nilai PSM Makassar Tak Pantas Kalah dari Persija
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Batal Akibat Perang AS-Iran?
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026