- Pelatih John Herdman mempersiapkan Timnas Indonesia untuk mengikuti turnamen ASEAN Championship yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.
- Timnas Indonesia tergabung di Grup A dan telah memulai pemusatan latihan bagi 23 pemain sejak akhir bulan Mei lalu.
- Herdman menekankan fokus pada setiap pertandingan secara bertahap guna membangun momentum keberhasilan tanpa membebani pemain dengan target juara.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih bersikap realistis saat membahas peluang skuad Garuda di Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship. Alih-alih berbicara soal gelar juara, ia memilih fokus menjalani turnamen satu pertandingan demi satu pertandingan.
ASEAN Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang.
Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Sebagai persiapan menuju turnamen, John Herdman telah memulai pemusatan latihan sejak akhir Mei dengan memanggil 23 pemain.
Meski persiapan dilakukan secara serius, pelatih asal Inggris itu tidak ingin para pemain terbebani ekspektasi berlebihan.
Fokus Satu Pertandingan demi Satu Pertandingan
Menurut Herdman, setiap pertandingan di Piala AFF 2026 memiliki tantangan yang berbeda sehingga fokus penuh harus diberikan pada laga terdekat.
“Ya, dan saya sudah katakan ini, saya akan konsisten mengatakannya: Anda menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan. Setiap lawan di AFF memiliki tantangannya sendiri,” kata John Herdman kepada awak media.
“Tim yang tidak diunggulkan, dan kemudian tim yang merupakan pertandingan derby sesungguhnya seperti Malaysia atau Thailand, misalnya.”
Baca Juga: John Herdman Persiapkan Eliano Reijnders dan Jordi Amat untuk Piala AFF 2026
“Maksud saya, tim-tim ini semoga kami bisa bertemu mereka di turnamen. Tapi seperti yang saya katakan kepada para pemain: setiap pertandingan, satu per satu,” tegasnya.
Mantan pelatih Timnas Kanada itu menilai kesuksesan di sebuah turnamen tidak ditentukan oleh ambisi besar sejak awal kompetisi.
Sebaliknya, sebuah tim harus membangun kepercayaan diri dan momentum melalui kemenangan demi kemenangan.
“Kami memenangkan pertandingan itu, kami pindah ke berikutnya. Kami memenangkan pertandingan itu, kami pindah ke berikutnya. Jadi saya tidak bisa melihat target akhir dengan mengatakan, ‘Anda akan memenangkan AFF’,” ujarnya.
Momentum dan Keberuntungan Jadi Faktor Penting
Herdman percaya peluang Timnas Indonesia untuk melangkah jauh akan terbuka apabila para pemain mampu menjalankan tugas dengan maksimal di setiap laga.
Selain kualitas permainan, ia juga menilai faktor keberuntungan sering kali menjadi pembeda dalam perjalanan sebuah tim di turnamen.
“Jika kami menyelesaikan tugas dengan baik di setiap pertandingan, kami memberi diri sendiri kesempatan besar,” tambahnya.
“Karena, Anda tahu, sepak bola adalah tentang keberuntungan sama halnya dengan performa Anda,” pungkas Herdman.
Berita Terkait
-
Nasib Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Ditentukan John Herdman
-
Klub Calvin Verdonk Tunjuk Anak Carlo Ancelotti sebagai Pelatih Baru
-
John Herdman Dibuat Geleng-geleng Oleh Marselino Ferdinan
-
Tim Geypens Ternyata Sudah di Indonesia, Tapi Gagal Masuk Skuad Final untuk FIFA Matchday
-
Kevin Diks Dapat Tugas Khusus dari John Herdman Jelang FIFA Matchday Juni
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar