Suara.com - Serge Aurier hanya bisa menyesali perbuatannya yang menghina pelatihnya di Paris Saint-Germain, Laurent Blanc. Sebelumnya, bek kanan asal Pantai Gading ini menghina Blanc dengan sebutan "banci" dalam rekaman video yang diunggahnya ke media sosial.
Tak hanya itu, dalam video tersebut Aurier juga menghina beberapa rekannya, seperti Angel Di Maria, Salvatore Sirigu, dan Zlatan Ibrahimovic. Aurier menghina Di Maria dengan sebutan "boneka". Akibatnya, PSG menjatuhkan sanksi merumahkan Aurier tanpa batas waktu.
Sanksi ini termasuk tidak diikutsertakannya Aurier dalam laga kontra Chelsea di leg pertama Liga Champions, Selasa (16/2/2016) atau Rabu dini hari WIB, di Parc des Princes, Paris.
"Saya ingin meminta maaf atas kata-kata saya, khususnya kepada pelatih," ujar Aurier. "Saya telah membuat kesalahan besar, saya sangat menyesal, dan akan menerima hukuman yang dijatuhkan kepada saya."
Sementara itu, Blanc mengaku berang dengan sikap anak asuhnya ini. Mantan pemain Manchester United itu pun mengatakan akan berbicara secara personal dengan Aurier untuk mengetahui latar belakang yang membuat pemain itu mengunggah video tersebut.
"Bagaimana reaksi saya? Sangat buruk," ujar Blanc. "Dia seharusnya mempersiapkan diri untuk turun di 16 Besar Liga Champions. Tapi, lebih baik dia tetap di rumah. Jika dia punya masalah dengan saya, saya tak akan gunakan jurnalis untuk mengatasi masalah ini--saya akan berbicara dengannya langsung." (Marca/Herald)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi