Suara.com - Pelatih Bayern Leverkusen Roger Schmidt pada Rabu diskors dari bangku pemain cadangan untuk lima pertandingan liga dan didenda 20.000 euro atau lebih dari Rp290 juta setelah menolak permintaan wasit untuk meninggalkan area teknik pada pertandingan Liga Jerman.
Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) mengambil sikap tegas terhadap Schmidt, yang diskors untuk tiga pertandingan liga berikutnya, melawan Mainz, Werder Bremen, dan Augsburg, di mana dua pertandingan berikutnya ditunda sampai 30 Juni 2017.
Direktur olahraga Leverkusen Rudi Voeller juga diskors 10.000 euro setelah menyebut keputusan wasit untuk mengirim Schmidt ke tribun penonton sebagai "sesuatu yang benar-benar tidak penting" saat memberi komentar setelah pertandingan.
Schmidt terlibat perseteruan dengan wasit Felix Zwayer menyusul gol Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-64 di BayArena Minggu lalu, yang membuat Borussia Dortmund menang 1-0 atas Leverkusen pada kompetisi strata tertinggi Jerman.
Schmidt diperintahkan menuju tribun penonton, namun ia menolak meninggalkan area teknik, meminta penjelasan atas keputusan Zwayer dan wasit bereaksi dengan menghentikan permainan dan berjalan meninggalkan lapangan bersama para asistennya.
Pertandingan dimulai kembali sembilan menit kemudian ketika Shmidt menerima keputusan wasit, dan pria 48 tahun itu mengakui dirinya melakukan kesalahan dengan kehilangan kesabaran.
DFB menjelaskan bahwa Schmidt tidak boleh melakukan kontak dengan para pemainnya, langsung atau tidak langsung, dari setengah jam sebelum pertandingan sampai 30 menit setelah peluit panjang berbunyi.
Selain di tepi lapangan, ia juga dilarang berada di ruang ganti, area di sekitarnya, dan terowongan para pemain. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Pasang Bendera Indonesia, Mantan Pemain Bayer Leverkusen Ini Kirim Kode untuk Timnas?
-
Performa Menawan Eberechi Eze Banjir Pujian dari Mikel Arteta
-
Arsenal Hajar Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Eberechi Eze
-
Mikel Arteta Ungkap Kabar Baik Soal Trossard Jelang Lawan Bayer Leverkusen, Apa Itu?
-
Arsenal vs Bayer Leverkusen: Comeback Trossard Bawa Angin Segar, Odegaard dan Timber Menepi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti