Suara.com - Yaya Toure akan kembali ke sepak bola internasional untuk pertama kalinya setelah lebih dari setahun, setelah dipanggil masuk timnas Pantai Gading untuk pertandingan kualifikasi Piala Afrika mereka melawan Sudan bulan ini.
Gelandang Manchester City berusia 32 tahun itu tidak bermain untuk negaranya sejak menjadi kapten Pantai Gading saat mereka meraih kesuksesan di Piala Afrika pada Februari tahun lalu, melewatkan sejumlah pertandingan kualifikasi untuk putaran final Piala Afrika selanjutnya di Gabon pada 2017, plus awal fase pra penyisihan untuk Piala Dunia 2018.
"Yaya Toure meminta instirahat, yang dapat dipahami. Ia diberi banyak waktu untuk seleksi dan berharap dapat mengambil nafas," kata pelatih Michel Dussuyer pada wawancara di situs resmi federasi sepak bola Pantai Gading (www.fedivoir.com) pada Kamis.
"Menurut saya ia menggunakan waktu tersebut dengan baik untuk beristirahat dan mencanangkan tujuan-tujuan baru, seperti memenangi gelar Afrika untuk kedua kalinya secara beruntun dan mengincar untuk bermain di Piala Dunia untuk keempat kalinya, yang akan luar biasa dan memperkaya rekornya yang menakjubkan." Max Gradel dari Bournemouth kembali setelah cedera untuk masuk dalam tim berisi 24 pemain untuk dua pertandingan di Abidjan pada 25 Maret dan Khartoum empat hari kemudian, sedangkan bek Sunderland Lamine Kone, mantan pemain internasional Prancis junior, mendapatkan panggilan pertamanya.
Tim ini juga memasukkan bek Paris St Germain (PSG) Serge Aurier, yang diskors oleh sang juara Prancis pada bulan lalu karena melecehkan pelatih Laurent Blanc dan sejumlah rekan setimnya dalam video yang tersebar di internet.
Sejak akhir bulan lalu Aurier telah berlatih bersama tim cadangan PSG. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya