Suara.com - PSM Makassar ancam batal mempermanenkan status Seiji Saito usai mantan pemain tim nasional Jepang itu tampil buruk pada laga uji coba melawan Persela Lamongan, Sabtu (2/4/2016).
Ancaman ini disampaikan Direktur Klub PSM, Sumirlan. Saito, yang juga pernah memperkuat klub besar Brasil, Sao Paulo, dinyatakan tidak mampu memperlihatkan kualitasnya.
"Kita bisa lihat bersama saat dimainkan menghadapi Persela. Tidak terlihat sentuhan seorang pemain besar khususnya sebagai mantan timnas Jepang dan pemain Sao Paulo," kata Sumirlan, kecewa.
Mengenai kemungkinan penampilan pemain yang bersangkutan jauh dari harapan karena baru saja sembuh dari penyakit diare yang dialami dalam beberapa hari terakhir, dirinya menanggapi secara dingin.
Menurut dia, jika pemain yang bersangkutan tidak dalam kondisi fit maka seharusnya menolak dimainkan. Bukan sebaliknya justru bersedia bermain namun pada akhirnya harus ditarik keluar lebih awal.
Pada pertandingan uji coba menghadapi Persela di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulsel, Saito dimasukkan pada babak kedua menggantikan Rasyid Bakri.
Namun hanya kurun waktu kurang lebih 25 menit, gelandang asal Jepang itu terpaksa ditarik keluar lantaran penampilannya yang tidak maksimal.
"Seiji dimasukkan sebagai pengganti dan kemudian kembali digantikan pemain yang lain. Artinya pelatih juga melihat juga permainan pemain yang bersangkutan memang jauh dari harapan. Kita akan lihat keputusanya, Senin besok," ujarnya.
Sementara itu, pelatih PSM Makassar, Luciano Leandro, mengakui jika penampilan pemain tersebut memang jauh dari harapan. Kondisi itupun yang membuatnya menarik kembali pemain yang bersangkutan meski baru saja dimasukkan sebagai pemain pengganti.
Namun apakah pemain tersebut akan dipulangkan, dirinya mengaku masih berupaya memberikan waktu tambahan untuk memperlihatkan statusnya sebagai mantan pemain besar.
"Saya masih berupaya memberikan waktu dan menunggu agar lebih fit untuk bermain," ujar pelatih asal Brasil tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5 Cara Memilih Ukuran Sandal Bahan Polimer yang Tepat, Pasti Nyaman di Kaki
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor